Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Kuliner9767 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ll96ld8ou.html
Artikel Terkait
American Airlines Hentikan Penerbangan ke Israel Hingga 2027
KulinerOtoritas Bandara Israel mengambil langkah darurat di tengah meningkatnya kekhawatiran keamanan regional, termasuk gangguan berulang terhadap lalu lintas udara di kawasan Timur Tengah. Media Israel Channel 12 melaporkan keputusan itu menjadi pukulan baru bagi sektor penerbangan Israel yang masih menghadapi krisis berkepanjangan....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMelestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
KulinerRirin dan Yuni telaten menyusun dan menggunting pola bahan pembuatan tas etnik di Workshop Mamnich, Jalan Merbabu Raya, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Surakarta. Pekerjaan ini bukan hal baru bagi keduanya karena bertahun-tahun pengalaman telah menempa Ririn dan Yuni menjadi perajin terampil yang mengolah kain menjadi produk fesyen sarat nilai budaya tradisional dan kearifan lokal....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMenkeu Guyur Pasar Obligasi Rp2 Triliun Tiap Hari Redam Rupiah
KulinerMenteri Keuangan Purbaya mengumumkan intervensi harian senilai Rp 2 triliun di pasar obligasi negara untuk menstabilkan pasar keuangan. Langkah intervensi ini disampaikan Menkeu Purbaya usai mengadakan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (18/5/2026)....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 49 Offroader Ramaikan Kejurnas Adventure Offroad Kalteng 2026
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
- Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
- Kaesang-Akbar Himawan Hadiri Malam Dukung Bryan Ketum HIPMI
- Unmul Juara Campus League Samarinda, Lolos ke The National Jakarta
- Celios Tawarkan Kursus Ekonomi Gratis ke Prabowo
Artikel Terbaru
Program Goes to Campus I.League Bekali Peserta Peluang Karier Sepakbola
Harga Emas Antam Hari Ini Merosot ke Rp2.764.000
Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
Menteri Amran Pecat ASN Kementan yang Jadi DPO
Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
Tautan Sahabat
- BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- El Nino Godzilla Picu Diare dan Heat Stroke pada Anak
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- 80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku