Lokasi: Otomotif >>
UPI Buka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026
Otomotif73 Dilihat
RingkasanUniversitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KAMPUS-UPI-Bandung.jpg)
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) membuka Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa 2026 sebagai bentuk penghargaan kepada siswa berprestasi di bidang akademik, olahraga, seni, teknologi, dan keagamaan. Jalur seleksi ini bertujuan meningkatkan kualitas serta capaian prestasi mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional. Program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki karya monumental, prestasi kompetisi tingkat provinsi hingga internasional, maupun capaian khusus seperti hafidz Al-Qur’an minimal 15 juz atau prestasi lain yang setara.
Peserta yang dapat mengikuti jalur ini merupakan lulusan SMA/MA/SMK/Paket C tahun 2023, 2024, 2025, dan 2026. Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Penjaminan Mutu UPI, Vanessa Gaffar, menjelaskan bahwa jalur prestasi istimewa merupakan bagian dari strategi universitas dalam menjaring talenta unggul dari berbagai bidang. "Seleksi Mandiri Prestasi Istimewa bertujuan memberikan penghargaan kepada siswa yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik dan diharapkan dapat meningkatkan keunggulan mahasiswa UPI di tingkat nasional maupun internasional," ujar Prof. Vanessa Gaffar.
UPI menyediakan berbagai program studi di Kampus Bandung maupun kampus daerah untuk peserta jalur prestasi istimewa. Namun, peserta hanya diperbolehkan memilih satu program studi yang relevan dengan prestasi yang dimiliki. Dalam proses seleksi, penilaian dilakukan melalui Tes Kecerdasan dan Motivasi Berprestasi, evaluasi portofolio sertifikat, ujian keterampilan, dan wawancara. UPI menegaskan bahwa relevansi antara prestasi peserta dengan program studi pilihan menjadi indikator dengan bobot penilaian terbesar.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/lfixjea90.html
Artikel Terkait
Rupiah Melemah, Harga Mobil dan Elektronik Diprediksi Naik
OtomotifPelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai memberikan tekanan besar terhadap sejumlah sektor industri, seperti otomotif, elektronik, petrokimia, hingga farmasi. Kondisi ini terjadi seiring meningkatnya tensi geopolitik global, lonjakan harga minyak dunia, dan tingginya kebutuhan dolar AS di dalam negeri....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaUsia Pesawat Bukan Satu-satunya Penentu Keandalan Penerbangan
OtomotifUsia pesawat sering menjadi tolak ukur masyarakat dalam menilai tingkat keselamatan penerbangan, namun dalam industri aviasi, usia kalender pesawat bukanlah faktor utama yang menentukan keandalan maupun keselamatannya. Faktor yang jauh lebih penting adalah kelaikudaraan (airworthiness), yaitu kondisi pesawat yang dipastikan tetap aman untuk dioperasikan melalui standar perawatan yang ketat dan berkelanjutan....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
OtomotifMahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pengujian Undang-Undang Telekomunikasi terkait polemik tarif layanan, dengan agenda mendengar keterangan dari pihak terkait yakni Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) dalam perkara nomor 273/PUU-XXIII/2025 dan 33/PUU-XXIV/2026. Ketua Komisi Komunikasi dan Edukasi BPKN, Heru, menyatakan dalam sidang bahwa norma Pasal 71 angka 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 pada dasarnya diperlukan sebagai dasar hukum pengaturan tarif telekomunikasi....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Honda Patenkan Motor Trail Listrik Rasa Konvensional
- Prabowo Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN, Terbitkan PP
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
- Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
- Cadangan 31 Miliar Ton, Batu Bara Penopang Energi Indonesia
Artikel Terbaru
KPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
IBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
Legalisasi Rokok Ilegal Berisiko Cederai Penegakan Hukum
Bahlil: Aturan Ekspor Satu Pintu Tak untuk Hulu Migas
Mauricio Buka Suara soal Masa Depan di Persija
Hilirisasi Tebu Targetkan Indonesia Mandiri Gula
Tautan Sahabat
- Menkeu Purbaya Santai soal Rupiah dan IHSG Ambruk
- Koperasi Diajak Garap Pasar Luar Negeri Lewat Jejaring Global
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Promo Indomaret, Alfamart, Superindo: Minyak Sania 1L Rp21.600
- Prabowo Paparkan Target Ekonomi 2027 untuk Kesejahteraan Rakyat
- Biaya Jual Mahal di Marketplace Keluhkan Pelaku UMKM
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- DPR Minta Flyover Bekasi Diprioritaskan Usai Insiden KA
- BRImo Dorong Ekonomi Solo hingga Lereng Merbabu
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta