Lokasi: Berita >>

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Berita5589 Dilihat

RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....

Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026

Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.

Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.

Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.

Tags:

Artikel Terkait

  • Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026

    Berita

    Hujan deras yang mengguyur Sirkuit Mandalika jelang Moto3 Indonesia 2025 memaksa panitia menunda start beberapa menit. Seluruh pembalap langsung mengganti ban untuk menyesuaikan dengan lintasan licin, sehingga balapan dipangkas dari 20 menjadi hanya 13 putaran....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • DPR Panggil BI, Desak Stabilkan Rupiah Segera

    Berita

    Puteri menilai fundamental perekonomian Indonesia masih sangat kuat dengan bukti capaian pertumbuhan ekonomi nasional yang menyentuh angka 5,61 persen pada kuartal I tahun ini. Namun, ia menilai pernyataan Prabowo memiliki makna mendalam yang ditujukan langsung kepada otoritas moneter....

    Berita

    Baca Selengkapnya
  • Tangis Santriwati Ponpes Pati: Yatim Piatu, Terancam Putus Sekolah

    Berita

    Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Diyah Puspitarini, mengungkapkan mayoritas korban kekerasan di sebuah pondok pesantren adalah anak yatim dan duafa tanpa orang tua. Dalam wawancara eksklusif di Studio Tribunnews, Jakarta, Senin (11/5/2026), Diyah menjelaskan anak-anak tersebut tidak memiliki tempat mengadu dan bergantung penuh pada lingkungan pondok....

    Berita

    Baca Selengkapnya