Lokasi: Hikmah >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Hikmah97474 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/l9dfw4mkf.html
Sebelumnya: Thom Haye Bawa Persib Ungguli PSM Makassar 0-1
Berikutnya: Bukilic Jadi Pemain Tertinggi di Liga Voli Korea
Artikel Terkait
Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
HikmahKapal Zafiro menjadi target penyergapan terbaru hanya sehari setelah penangkapan sebelumnya. Insiden tersebut terekam dalam siaran langsung yang disiarkan, di mana para penumpang terlihat mengangkat tangan sebagai tanda tidak melakukan perlawanan....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMenlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
HikmahMenteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Timor Leste Vivian di Gedung Pancasila pada pukul 10. 35 WIB....
【Hikmah】
Baca SelengkapnyaMacron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
HikmahPresiden Prancis Emmanuel Macron mendapat kecaman keras setelah menegur audiens di Kenya dengan nada emosional saat acara budaya, Jumat lalu. "Permisi, semuanya....
【Hikmah】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Wabah Ebola Kongo-Uganda Ditetapkan sebagai Darurat
- Iran Siap Gugat AS-Israel ke Pengadilan Internasional
- Negara Teluk Lirik Turki, Pertahanan Tak Andalkan AS
- Donasi Orangutan Indonesia-Jepang Tembus Rp1,1 Miliar
- Kode Redeem Genshin Impact 19 Mei 2026, Klaim Segera
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
Artikel Terbaru
Leo/Daniel Comeback, Sabar/Reza Mundur di Thailand Open 2026
Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
Lirik Lagu 405 Justin Bieber: Loving On Me
Diaspora Indonesia Meriahkan Fukuyama Rose Festival Raih Pujian
Tautan Sahabat
- Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Kunjungan Wisata 12,5 Persen
- WALHI dan Trend Asia Bantah Dana Asing Pengaruhi Penolakan UU KPK
- Surya Paloh Tiba 20 Menit Lebih Awal dari Prabowo-Gibran
- Menbud Fadli Zon Rancang Logo Warisan Budaya Tak Benda
- Menteri Agama Ajak Umat Islam Perkuat Ibadah Idul Adha
- Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger
- Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei: Sejarah dan Maknanya
- Terdakwa Satelit Kemhan Bebas, Dilarang ke Luar Negeri
- 36 Kapolda Terbaru: Mayoritas Lulusan Akpol 1994
- Din Desak Netanyahu Bebaskan WNI Lewat Forum BoP