Lokasi: Kesehatan >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Kesehatan75683 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/l3payf14s.html
Artikel Terkait
Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
KesehatanPara pemain Mobile Legends berkesempatan mendapatkan berbagai item menarik, seperti skin packs, moonstones, trial cards, magic dust, dan skin fragments. Sebelum mengklaim, pemain harus memperhatikan batas waktu dan jumlah pemain yang tersedia....
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Kesehatandr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
Baca SelengkapnyaBerdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
KesehatanBanyak orang mengabaikan keluhan jantung berdebar atau sesak napas karena menganggapnya akan hilang setelah istirahat. Padahal, kondisi tersebut bisa menjadi tanda atrial fibrilasi, gangguan irama jantung yang serius....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Vanja Bukilic Kembali ke Red Sparks Liga Voli Korea
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme untuk Turunkan Berat Badan
- FIBA Tunjuk XTB sebagai Sponsor Global Piala Dunia Basket
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Artikel Terbaru
Eks Pemain Bhayangkara Presisi Proliga 2025 Main di Korea
Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Tautan Sahabat
- Dolar AS Hari Ini Rp17.502,08 di Kurs Jual BI
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Dolar AS Menguat, Masyarakat Desa Paling Terdampak
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.735, Tertekan FOMO Valas
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional