Lokasi: Kesehatan >>
SPMB Jakarta 2026 Buka Empat Jalur PPDB SMA
Kesehatan68 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi, Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-345345435R4W3.jpg)
SPMB Jakarta 2026 membuka empat jalur penerimaan yaitu Jalur Prestasi,Jalur Afirmasi, Jalur Domisili, dan Jalur Mutasi Tugas Orang Tua/Wali. Pendaftaran dimulai pada 15 Juni 2026 melalui website resmi. Setiap calon murid baru wajib memahami ketentuan dan persyaratan sesuai jalur yang dipilih.
Pada Jalur Prestasi Akademik, jika jumlah calon murid baru melebihi daya tampung, seleksi dilakukan berdasarkan urutan langkah tertentu. Sementara itu, pada Jalur Prestasi Nonakademik, prosedur seleksi serupa diterapkan apabila pendaftar melebihi kapasitas. Sisa kuota yang tidak terpenuhi pada Jalur Prestasi akan dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Jalur Afirmasi menyediakan kuota sebesar 30 persen dari total daya tampung, termasuk kuota khusus untuk anak penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, Jalur Domisili memiliki kuota 35 persen dari daya tampung. Wilayah prioritas PMB ditentukan berdasarkan domisili calon murid baru dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kvu1uo833.html
Artikel Terkait
Menteri ESDM Bahlil Pastikan Energi Nasional Aman
KesehatanMenteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melapor kepada Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan penataan izin tambang di Kawasan Hutan, termasuk Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak difungsikan secara optimal. “Beberapa IUP selama ini tidak difungsikan sebagaimana mestinya....
Baca SelengkapnyaKemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
KesehatanPelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni mengumumkan pengawasan ketat terhadap pelaku perjalanan dari Amerika Selatan, terutama Argentina, menyusul kasus penyebaran Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) di Kapal MV Hondius. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Bakom RI, Jakarta, pada Rabu (13/5/2026)....
Baca SelengkapnyaTerapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
KesehatanDr. dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Prabowo Kunjungi Kopdes Merah Putih, Sanggah Saingi Alfamart
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- Luka Modric Ungkap Jose Mourinho Buat Ronaldo Menangis
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Artikel Terbaru
Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
Tautan Sahabat
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Putun Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod Gantikan Gubernur Mundur
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Operasi Udara Israel Buru Pemimpin Tertinggi Militer Hamas
- Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
- Trump Minta Bantuan Xi Jinping Bujuk Iran
- Arab Saudi Siaga Penuh, Fasilitas Jamarat Haji 2026 Dirombak
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis