Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 142
Teknologi84527 Dilihat
RingkasanBuku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SMP-BELAJAR-01.jpg)
Buku Bahasa Indonesia Kelas 9 halaman 142 Kurikulum Merdeka karya Yeti Islamawati dan Maman yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021 memuat latihan mengidentifikasi unsur tokoh dan latar dalam legenda. Latihan ini merupakan bagian dari Bab 4: Meneladani Pesan Moral dalam Legenda yang bertujuan membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Siswa diminta menyimak legenda terlebih dahulu, kemudian mengidentifikasi unsur tokoh dan latar menggunakan tabel yang telah disediakan. Beberapa bukti kutipan dari teks legenda antara lain: “Raja Sadik memimpin bersama istrinya, Ratu Gumira. Mereka sangat dicintai rakyat karena kebijaksanaan dan kebaikan hatinya.” Kutipan lain menyebutkan “Ratu Gumira menenangkannya seraya menyampaikan bahwa itu hanya mimpi semata.” serta “Ratu Gumira melahirkan seorang putra tampan yang diberi nama Pangeran Aditya.”
Latihan ini dirancang untuk memudahkan pekerjaan siswa dalam mengidentifikasi tokoh-tokoh seperti Raja Sadik, Ratu Gumira, dan Pangeran Aditya, serta latar tempat dan suasana yang tergambar dalam cerita legenda tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/kt28rxkl3.html
Artikel Terkait
Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
TeknologiPenembakan terjadi di kompleks Senat Filipina pada Senat malam, memicu kepanikan dan penguncian gedung. Saksi mata melaporkan orang-orang berlarian mencari perlindungan setelah suara tembakan terdengar, dengan beberapa individu terlihat mengenakan baju antipeluru....
Baca SelengkapnyaPenjualan Rumah Second Meningkat, Prospek Pasar Properti Cerah
TeknologiPanangian Simanungkalit menilai perkembangan pasar sekunder dapat menjadi katalis baru bagi pertumbuhan industri properti. Menurutnya, properti saat ini on the track karena adanya momentum yang tepat....
Baca SelengkapnyaIBC Usul Insentif EV Berbasis Komponen Baterai untuk Hilirisasi
TeknologiPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik dengan kuota masing-masing 100. 000 unit untuk mobil listrik dan motor listrik yang akan mulai berjalan pada Juni 2026....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- Pacific Palace Hotel Batam Sajikan Buffet Nusantara Rp99 Ribu
- Sistem Digital Pantau Penebusan Pupuk Subsidi Hingga Titik Serah
- Kunjungan Wisatawan Indonesia ke Korea Terus Meningkat
- WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
- Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
Artikel Terbaru
Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
Rupiah Melemah, Ekspor Tambang Untung, Biaya Logistik Naik
2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
Kaesang dan Akbar Himawan Dukung Reynaldo Bryan Maju Ketum HIPMI
Tautan Sahabat
- DM Instagram Tak Terenkripsi, Privasi Pengguna Dipertanyakan
- Kode Redeem FF 12 Mei 2026: Klaim Skin & Diamond Gratis
- Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
- Kode Redeem ML Terbaru 12 Mei 2026 Gratis
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 14 Mei 2026, Dapat Gems
- Transformasi Digital Tingkatkan Kebutuhan Backup Data Aman
- Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
- Fitur AI Inbox Resmi Hadir di Gmail Android iOS
- Google Hapus Fitur Fitbit di Aplikasi Kesehatan
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik