Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis93 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jvyso98fs.html
Artikel Terkait
Kekerasan Daycare di 5 Kota, 103 Anak Terdampak di Jogja
BisnisKebutuhan akan tempat penitipan anak (daycare) semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah orang tua yang bekerja. Persyaratan pendirian daycare meliputi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem OSS, serta rekomendasi dari Dinas Pendidikan setempat....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaHoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
BisnisAceh mencatatkan diri sebagai penyumbang terbesar angka anak tanpa imunisasi atau zero dose di tingkat nasional. Berdasarkan data berkala, jumlah anak yang belum pernah menerima vaksin DPT dosis pertama di Aceh terus meningkat setiap tahun, dari 52....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
BisnisDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ibunda Bela Ria Ricis soal Tudingan Pengaruh Buruk
- WHO Sebut Kantong Nikotin Rasa Permen Incar Remaja
- Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Sule Bantah Tudingan Lempar Skrip ke Kru TV
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Bandung Raya: Barat Cerah, Kota Hujan
Puan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
Inara Rusli Kena Sentil Wardatina Mawa soal Rekaman CCTV
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Tautan Sahabat
- Jorge Jesus Sesumbar: Al Hilal Bangun, Al Nassr Tak Takut
- Al Nassr Gagal Juara, CR7 Tolak Medali dan Banting Papan
- Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
- 55 Pemain Awal Timnas Argentina Piala Dunia 2026: Messi Pimpin, Dybala Absen
- Portugal Umumkan Skuad Piala Dunia 2026, Ronaldo Masuk
- Neymar Cedera, Misi Juara Brasil, Samai Jejak Pele
- Layvin Kurzawa Cedera Akhir Musim Usai Kemenangan Persib
- Ricuh PSM vs Persib, Pemain Aman Tertahan di Ruang Ganti
- Persija Siap Datangkan Pemain Piala Dunia 2026
- Hossam Hassan, Orang Mesir Pertama di Piala Dunia Pemain dan Pelatih