Lokasi: Bisnis >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Bisnis71 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jsi4lo2iq.html
Artikel Terkait
BYD Luncurkan M6 DM, MPV PHEV Irit 65 Km per Liter
BisnisWakil Presiden BYD Co. , Ltd....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAplikator Ojol Dapat Komisi 8 Persen dari Ekosistem Digital
BisnisEkonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), M Rizal Taufikurahman, menilai penyesuaian skema bagi hasil aplikator seperti GoTo (Gojek) menjadi 92 persen untuk mitra pengemudi dan 8 persen untuk perusahaan sebagai bentuk adaptasi positif terhadap arahan pemerintah. Menurut Rizal, kebijakan tersebut mencerminkan upaya mencari titik tengah antara kepatuhan regulasi, peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, dan keberlanjutan bisnis digital nasional....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBank Indonesia Didorong Naikkan Suku Bunga ke 5,00 Persen
BisnisRDG Bank Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 19–20 Mei 2026, dan GREAT Institute menilai Bank Indonesia tidak memiliki ruang yang cukup untuk terus menunda pengetatan suku bunga. Suku bunga acuan telah bertahan di level 4,75 persen sejak September 2025, tetapi tekanan terhadap rupiah belum mereda....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Respons Positif Insentif EV, Minta Jangan Fokus Satu Teknologi
- Prabowo Bentuk Danantara, Ekspor SDA Satu Pintu
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Dirut Bulog Tegur Pimpinan DKI-Banten soal Minyakita Langka
- BYD Atto 1 STD Rp199 Juta, Target Pengguna EV Pemula
- Pemerintah Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN
Artikel Terbaru
Konten TikTok Hoho Alkaf Picu Pembakaran Mobil Kades
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen
Pidato Prabowo Realistis, Pasar Tenang, Rupiah Menguat
Defisit APBN 2026 Tembus Rp164,4 Triliun per April
Curug Cileat Subang longsor, dua wisatawan tewas
Rupiah Menguat ke Rp 17.653, Bangkit dari Tekanan
Tautan Sahabat
- Syifa Hadju Sebut Soleil Bayi Tercantik yang Pernah Dilihat
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji di HUT ke-15 Nikah
- Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
- Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus ART
- Pinkan Mambo Cerai Usai Abaikan Peringatan Anak
- Ry Hyori Rilis 'Pacar Pacaran', Kisah Hubungan Tanpa Kepastian
- Park Eun-bin dan Cha Eun-woo Bintangi Serial Komedi Superhero Netflix
- Minions & Monsters Tayang 30 Juni 2026, Aksi di Hollywood
- Virzha Berduka, Sang Ayah Wafat karena Sakit Komplikasi
- BPJS Kesehatan Perketat Klaim RS, Kejar Efisiensi Rp 1 Triliun