Lokasi: Properti >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Properti56252 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jpmfbjtxk.html
Sebelumnya: PSIM Yogyakarta Kalah, Persis Solo Tersenyum
Berikutnya: Film Baru Menguras Air Mata Tayang di Bioskop
Artikel Terkait
Inara Rusli Doakan Perfexio Jadi Anak Soleh
PropertiInarasati berbesar hati menjenguk bayi Perfexio Muthmain yang baru dilahirkan Lindi Fitriyana dan Virgoun. Inara mengajak ketiga anaknya bertemu langsung istri Virgoun dan sempat berfoto bersama yang diunggah lewat postingan Instagram pribadi masing-masing, Senin (18/5/2026)....
【Properti】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
PropertiDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
PropertiLebih dari 50 organisasi pasien dan profesional, termasuk Endocrine Society, mendukung upaya perubahan nama Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) menjadi Polyendocrine Metabolic Ovarian Syndrome (PMOS). Upaya ini merupakan hasil kolaborasi internasional selama 14 tahun antara peneliti, dokter, dan penyintas kondisi tersebut....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Rien Wartia Tolak Damai, Tempuh Jalur Hukum untuk Efek Jera
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Menkes Ungkap Obesitas Pangkas Kualitas Hidup Manusia
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Schaeffler Ekspansi Baterai EV Jangkau Pasar Kalimantan
- Avigan, Obat Jepang, Berpotensi Lawan Hantavirus
Artikel Terbaru
Periklindo Desak Insentif EV Diperluas ke Kendaraan Niaga
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Tautan Sahabat
- Penasihat Iran Kirim Peringatan ke Trump Sebelum Lawatan ke China
- Trump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
- 42 Pesawat AS Hancur Termasuk F-15 dan Drone MQ-9
- Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
- Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
- Evo Morales Terancam Ditangkap Usai Mangkir Sidang
- Bursa Iran Dibuka Lagi, Inflasi Tembus 70 Persen
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- AS Kurangi Jumlah Pasukan di Eropa
- AS Hentikan Penjualan Senjata Rp247 Triliun ke Taiwan