Lokasi: Properti >>
SPMB Bandung 2026: Jadwal, Syarat, dan Ketentuan Lengkap
Properti21144 Dilihat
RingkasanPendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmi SPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-KOTA-BANDUNG-34534534.jpg)
Pendataan untuk jenjang TK dimulai pada 22-26 Juni 2026 melalui website resmiSPMB Kota Bandung. Proses penerimaan murid baru dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari domisili, afirmasi, mutasi, hingga prestasi dengan jadwal dan persyaratan yang berbeda di tiap jenjang pendidikan.
Orang tua dan calon peserta didik diimbau memperhatikan tahapan pendataan, pendaftaran, seleksi, hingga daftar ulang agar tidak melewatkan jadwal yang telah ditentukan. Mengutip laman resmi SPMB Kota Bandung 2026, berikut informasi selengkapnya mengenai alur dan jadwal penerimaan.
Setiap jalur penerimaan memiliki ketentuan khusus yang harus dipenuhi oleh peserta didik. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pendidikan memastikan proses ini berjalan transparan dan akuntabel demi pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jnbachbpm.html
Artikel Terkait
Jadwal Sprint MotoGP Catalunya 2026, Bagnaia Frustrasi
PropertiPara penggemar MotoGP bersiap menyaksikan sprint race yang berlangsung akhir pekan ini, sehari sebelum balapan utama. Balapan singkat pada hari ini menjadi kesempatan krusial bagi para pembalap untuk menambah poin dan memperbaiki posisi di klasemen sementara....
【Properti】
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
PropertiKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
PropertiDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Honda Bangun Ulang Kejayaan, Manajer Aprilia Dibajak
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- PSG Rayakan Gelar Ligue 1 Sebelum Laga Kandang
- Tony Popovic Selamatkan Australia ke Piala Dunia 2026
- Pesta Juara Al Nassr Tertunda, Ronaldo Hengkang
- Napoli Siapkan Rp899 Miliar Usai Lolos Liga Champions
- Dani Carvajal Resmi Tinggalkan Real Madrid, Akhir Era Emas
- Hasil Timnas U17 Indonesia vs Jepang: Laga Hidup-Mati Garuda Muda
- Herdman Ubah Status Underdog Timnas Jadi Peluang
- Luis de la Fuente: Tokoh Sentral Spanyol di Piala Dunia 2026
- Profil Sebastien Migne, Pelatih Haiti yang Belum ke Negara Asuhan
- Thom Haye Gol Indah Bawa Persib Ungguli PSM 0-1