Lokasi: Olahraga >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Olahraga5428 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jimkodc6c.html
Artikel Terkait
BYD Tanggapi Insentif EV Berbasis Nikel 2026
OlahragaPemerintah menyiapkan skema insentif baru untuk kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) yang akan mulai diterapkan pada Juni 2026. "Saya belum bisa memberi tanggapan karena belum ada informasi resmi terkait hal tersebut," kata Luther saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026)....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaRupiah Melemah, DPP GMNI Soroti Ekonomi Nasional Rentan
OlahragaRino Bakhtiar, Ketua DPP GMNI Bidang Perekonomian, menilai pernyataan Presiden soal masyarakat desa tidak menggunakan dolar AS masih rentan terhadap struktur ekonomi nasional di tengah tekanan global yang semakin kompleks. Menurutnya, persoalan utama bukan terletak pada penggunaan dolar secara langsung oleh masyarakat, melainkan pada dampak struktural pelemahan rupiah terhadap perekonomian nasional....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaPendapatan Indonesia Lebih Rendah dari Kamboja, Prabowo Minta Instropeksi
OlahragaPresiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia sebagai anggota G20 justru memiliki rasio belanja negara terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terendah di antara negara-negara G20 lainnya. Pernyataan ini disampaikan Prabowo pada Rabu di YouTube TV Parlemen, dengan membandingkan angka tersebut yang jauh lebih rendah dari Kamboja (15 persen) dan Filipina (21 persen)....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Sinopsis See You at Work Tomorrow! Drakor Seo In-guk
- PT DKI Jakarta Vonis Nurhadi 5 Tahun, KPK Harap Efek Jera
- Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
- 60 Ucapan Selamat Wisuda Bahasa Inggris Happy Graduation Day
- Teller dan Suami Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp2 M
- Menhan Sjafrie: Israel Lanjutkan Operasi Militer ke Lebanon
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan Maut Pasar Grogol
- Ibadah Kenaikan Yesus 2026 di GPIB Immanuel Jakarta
- Bisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
- Bocah 9 Tahun Digigit Monyet Liar, Darah Berceceran
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- Polisi Usut Aliran Dana Sindikat Judi Hayam Wuruk
- DPRD DKI Minta Penanganan Begal Jakbar Tak Hanya Polisi
- Warga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Ahmad Bahar Murka Anak Disandera GRIB Jaya