Lokasi: Teknologi >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Teknologi2139 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jhiukfimo.html
Sebelumnya: Netflix Tambah Iklan di Aplikasi Mulai 2027
Berikutnya: Penyiar Jepang Soroti Diplomasi Takaichi ke Indonesia
Artikel Terkait
Bezzecchi Pimpin Klasemen MotoGP 2026, Aprilia Makin Dominan
TeknologiMarco Bezzecchi kini hanya unggul satu poin atas Jorge Martin di klasemen MotoGP setelah rekan setimnya itu tampil impresif dalam beberapa seri terakhir. Bezzecchi memimpin dengan 128 poin, sementara Martin menempel ketat di posisi kedua dengan 127 poin....
Baca SelengkapnyaKecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
TeknologiJumlah korban meninggal akibat kecelakaan kerja di Prefektur Shiga tercatat sebanyak delapan orang, turun dua orang dibanding tahun sebelumnya. Namun jumlah korban luka dan kecelakaan kerja yang memerlukan cuti lebih dari empat hari justru meningkat menjadi 1....
Baca SelengkapnyaRusia Tuduh AS Ingin Kuasai Energi Global Lewat Trump
TeknologiMenteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengeklaim tujuan utama Amerika Serikat adalah memaksa perusahaan global dan mengendalikan jalur transit perdagangan dunia. Lavrov menyatakan AS telah mengadopsi dokumen doktrin yang menegaskan dominasi atas pasar energi, dengan ambisi mengendalikan setiap jalur pasokan....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Wabah Hantavirus MV Hondius: 22 Awak Karantina di Inggris
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
Artikel Terbaru
10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban
Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
Trump Sebut Gencatan Senjata Kritis, Iran Siap Hadapi Segala Risiko
Casemiro Andai Carrick Datang Lebih Awal ke MU
Pasangan Jepang Sekap Putri Disabilitas, Korban Malnutrisi
Tautan Sahabat
- Jadwal 8 Besar Piala Asia U17: Indonesia vs Vietnam.
- Persija Pecahkan Rekor Poin, Pelatih Beri Komentar
- Ronaldo Dipanggil Portugal ke Piala Dunia 2026, Pecah Rekor
- Dongeng Vietnam di Piala Asia U17 2026 Berlanjut
- Claudio Ranieri Buka Peluang Latih Timnas Italia
- Pelatih Borneo FC Harap Persijap Kalahkan Persib
- Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Hasil Berbeda
- Chelsea vs Man City Imbang 0-0, Guardiola Minta Kartu Merah
- Roberto Martinez Latih Portugal di Piala Dunia 2026
- Carrick Dekati Status Manajer Tetap MU Usai Bawa ke UCL