Lokasi: Bisnis >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Bisnis41878 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jgpsdb7yo.html
Artikel Terkait
Kompetisi Renang Internasional Kolam Pendek Segera Digelar
BisnisFederasi Akuatik Indonesia berkolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta didukung sejumlah pihak industri menyelenggarakan kompetisi renang untuk menghadirkan standar internasional dan memperluas ruang pembinaan atlet muda nasional. Wisnu Wardhana selaku inisiator kegiatan menjelaskan bahwa ajang ini merupakan bagian penting dalam membangun jalur pembinaan atlet yang berkelanjutan, bukan sekadar event pertandingan tetapi juga platform pembinaan jangka panjang untuk memperkuat regenerasi atlet....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
BisnisRupiah diperkirakan terus melemah dan menembus level psikologis Rp18. 000 per dolar AS akibat tekanan eksternal dari tensi geopolitik global....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
BisnisNilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot sore ini ditutup melemah di posisi Rp17. 529 per dolar AS setelah sempat menyentuh level Rp17....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Serangan Drone Dekati Infrastruktur Nuklir UEA, Alarm Konflik Baru
- Double Decker Solusi Lahan Sempit Hunian Baru Jakarta
- IHSG Ambrol 4,26 Persen ke 6.436, 719 Saham Rontok
- Pertumbuhan Ekonomi RI Mentereng, Rakyat Tak Rasakan
- Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
Artikel Terbaru
131 Meninggal Akibat Ebola di Kongo, WHO Khawatir Penularan Cepat
Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
Koperasi Diajak Bangun Jejaring Bisnis Internasional
Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
Gojek Resmi Turunkan Potongan Komisi Driver Jadi 8 Persen
Tautan Sahabat
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus