Lokasi: Kesehatan >>
Jalur Mandiri UIN Bandung 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
Kesehatan57 Dilihat
RingkasanUIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT)....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kampus-uin-sunan-gunung-djati-bandung-2024-dfgferh.jpg)
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta membuka sembilan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru untuk menjaring calon mahasiswa dari berbagai latar belakang prestasi, kemampuan akademik, hingga kebutuhan khusus. Jalur yang dibuka meliputi Tahfidz/Qiro’atul Kutub, Prestasi, Khusus Disabilitas, Khusus Moderasi Beragama, Lulusan MAN Terbaik, Portofolio SPAN-PTKIN, SNBP, SNBT, dan UM-PTKIN Computer Based Test (CBT). Setiap jalur dirancang untuk mengakomodasi potensi calon mahasiswa dari sisi akademik, keagamaan, maupun kemampuan khusus lainnya.
Jalur Tahfidz/Qiro’atul Kutub diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an minimal 10 juz atau kemampuan Qiro’atul Kutub. Jalur Prestasi menyasar calon mahasiswa dengan prestasi di bidang Seni dan Olahraga, Pramuka, PMR, Paskibra, atau Ketua OSIS minimal tingkat regional (kota/kabupaten). Jalur Disabilitas merupakan seleksi khusus bagi penyandang disabilitas yang memiliki potensi akademik dan motivasi belajar tinggi, diselenggarakan dengan prinsip inklusivitas, kesetaraan, dan keadilan dengan memperhatikan kebutuhan aksesibilitas peserta selama proses seleksi.
Jalur Khusus Moderasi Beragama ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai moderasi beragama, seperti toleransi, keadilan, keseimbangan, dan penghargaan terhadap keberagaman. Jalur ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang mampu berkontribusi dalam penguatan kehidupan beragama yang inklusif, harmonis, dan berlandaskan nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin di lingkungan akademik.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jfqs7dv91.html
Sebelumnya: WhatsApp Rilis Incognito Chat dengan Meta AI
Berikutnya: Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
Artikel Terkait
Kunci Gitar Laut Kidul Viral TikTok Mudun Srengenge
KesehatanKolaborasi dua maestro Pop Jawa, Denny Caknan dan Hendra Kumbara, berhasil menyuguhkan karya sarat makna budaya dan emosi mendalam. Denny Caknan atau Deni Setiawan, penyanyi dan pencipta lagu asal Ngawi, Jawa Timur, telah menjadi ikon utama musik Pop Jawa kontemporer setelah sukses besar lewat lagu "Kartonyono Medot Janji"....
Baca SelengkapnyaJokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
KesehatanMantan Wali Kota Solo Jokowi kembali turun gunung menyapa masyarakat, langkah yang dinilai bukan sekadar agenda silaturahmi biasa. Agung dari Tribunnews....
Baca SelengkapnyaPrakiraan Cuaca 19-25 Mei 2026: Gelombang Atmosfer Pengaruhi Hujan
KesehatanPada periode 19-25 Mei 2026, sejumlah faktor mempengaruhi pola cuaca di Indonesia sehingga meningkatkan peluang terjadinya hujan. Kelembapan udara yang cukup membuat kondisi atmosfer mendukung bagi pertumbuhan awan konvektif....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Terjemahan Lirik Ora Urus Toton Caribo Viral di TikTok
- Gubernur BI Dipanggil Prabowo Bahas Rupiah Melemah
- Wakil Ketua DPR Ingatkan Homeless Media Patuhi Kode Etik
- Kemenag: Awal Zulhijah 1447 H Jatuh 18 Mei 2026
- 50 Bakat Muda Digembleng Legenda Timnas di Jakarta
- Jaksa KPK Hadirkan Eks Pimpinan PN Depok di Sidang Suap
Artikel Terbaru
10 Tim Basket SMA Berebut Tiket Asia Pasifik di Singapura
DPR Semprot Gubernur BI soal Pernyataan Rupiah Stabil
Siswi Protes LCC Josepha Alexandra Diundang MPR dan Ditawari Beasiswa
100 Ucapan Harkitnas 2026 Penuh Makna untuk Medsos
Global Sumud Nusantara dan Flotilla Ditangkap Israel
KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
Tautan Sahabat
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Protein Hewani Kunci Asam Amino Esensial Tumbuh Kembang Anak
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek
- Senam Ergonomik Bantu Lansia Jaga Sendi dan Redakan Stres
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- 5 Cara Alami Tingkatkan Nafsu Makan untuk Naik Berat Badan
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli