Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita872 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/jbkt10j2n.html
Sebelumnya: WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
Berikutnya: EVOS Kalah 0-2 dari NAVI di MPL ID S17
Artikel Terkait
Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
BeritaPresiden AS Donald Trump secara terbuka menolak proposal terbaru dari Teheran terkait gencatan senjata dan menyebut dokumen tersebut sebagai "dokumen sampah". Al Jazeera melaporkan Trump mengatakan kesepakatan damai antara AS dan Iran itu sangat lemah setelah ia membaca dokumen yang dikirimkan pihak lawan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
BeritaWHO baru saja menetapkan status darurat kesehatan masyarakat global akibat merebaknya wabah Ebola di Kongo dan Uganda. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengungkapkan lebih dari 300 kasus suspek bergejala berat telah terdeteksi dengan angka kematian mencapai 88 korban jiwa....
【Berita】
Baca SelengkapnyaEl Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
BeritaKetua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso mengingatkan bahwa anak merupakan kelompok paling rentan menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang memicu suhu panas dan kekeringan berkepanjangan. Menurutnya, perubahan cuaca tersebut perlu diwaspadai karena dapat memicu berbagai gangguan kesehatan pada anak....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Putun Tunjuk Jenderal Tempur Pimpin Belgorod Gantikan Gubernur Mundur
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- Moya-moya Pemicu Stroke Usia Muda, Kenali Gejala Awal
- Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Artikel Terbaru
Man United Incar Valverde Manfaatkan Kerenggangan Madrid
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Survei CNET: 13 Persen Konsumen Minat Ponsel Lipat
Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
Tautan Sahabat
- Jumpa Pasangan Muda China, Fajar/Rian Uji Nyali di Thailand Open
- 10 Besar BWF Stabil, Alwi Farhan Naik Ranking Thailand Open
- Usyk Tak Boleh Remehkan Menterengnya Verhoeven
- Tour de Bintan 2026 Tambah Kategori Poin UCI
- Kejutan Ubed, Nasib Berlawanan Leo/Daniel di Malaysia Masters
- Ganda Malaysia Goh/Nur Dijagokan Juara Thailand Open 2026
- Joan Mir Ikuti Jejak Bagnaia dan Marini Usai Gagal Podium
- Dhinda Hadapi Ratchanok Usai Lolos Malaysia Masters
- Usyk Siapkan Strategi Khusus Hadapi Gaya Kickboxer Verhoeven
- Diggia Goda Rossi, Ancang-Ancang ke KTM MotoGP 2027