Lokasi: Bisnis >>
UIN Walisongo Buka Beasiswa S2-S3 Gratis Hafiz
Bisnis388 Dilihat
RingkasanUniversitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gedung-uin-walisongo-semarang-2023.jpg)
Universitas meluncurkan program beasiswa khusus bagi para penghafal Al-Qur’an (Hafiz/Hafizah) dan keluarga besar alumni sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi. Beasiswa ini berlaku untuk jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan tujuan memberikan apresiasi serta memfasilitasi kelanjutan studi tanpa terkendala biaya.
Program tersebut memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50 persen bagi penerima selama masa studi normal. Kebijakan ini dirancang untuk membantu para alumni meningkatkan kapasitas akademik dan profesional secara lebih terjangkau, sekaligus menjadi bentuk perhatian kampus terhadap pengembangan karier dan pendidikan lanjutan.
Bagi calon mahasiswa yang ingin memanfaatkan peluang ini, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi universitas. Dengan adanya fasilitas kuliah gratis ini, diharapkan semakin banyak Hafiz dan Hafizah yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala biaya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/j2nbu2zoa.html
Artikel Terkait
Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
BisnisXabi Alonso resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea setelah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga 2030. Pelatih asal Spanyol berusia 44 tahun itu akan mulai menjalankan tugasnya pada 1 Juli 2026 di Stamford Bridge untuk musim depan....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaAnak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
BisnisPolda Jawa Tengah melalui Direktorat Siber telah melakukan penyelidikan terhadap kasus viral perempuan yang diduga menantang proses hukum sambil mengaku sebagai anak polisi berpangkat tinggi. Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto membenarkan hasil penyelidikan tersebut di Mapolda Jateng, Senin (18/5/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTejo Akui Dibohongi Kiai Cabul Ashari, Sesali Pertolongannya
BisnisKiai Ashari resmi menyandang status tersangka sejak 28 April 2026 dan mangkir dari panggilan polisi pada Senin (4/5/2026). Tersangka kemudian melarikan diri ke berbagai daerah mulai Kudus, Bogor, Jakarta, hingga Solo sebelum akhirnya dibekuk pada Kamis (7/5/2026) pukul 04....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Istri Sayat Leher Suami 17 Jahitan gegara Selingkuh Terbongkar
- Pengembangan Pelabuhan Dorong Logistik dan Konektivitas Daerah
- LCC 4 Pilar Kalbar Viral, MPR Nonaktifkan Juri dan MC
- Menkomdigi Wajibkan Nomor Telepon untuk Registrasi Medsos
- Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Artikel Terbaru
Alex Marquez Salip Marc Marquez di Klasemen MotoGP 2026
Senggolan Saat Joget Picu Oknum TNI Tembak Rekan di Kafe
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
Samsung Galaxy S26 Ultra Pecahkan Rekor Charging Android
Pemkab Bogor Gandeng KPK Perkuat Reformasi Birokrasi
Tautan Sahabat
- Tentara Israel Tangkap Jurnalis Republika di Kapal Misi Kemanusiaan
- India Siap Terima Sistem S-400 dari Rusia
- Drone Alarm Picu Kepanikan Warga Lithuania Berlindung
- Partai Kecoak India Viral, Cockroach Janta Party Muncul
- Polisi Buka Kasus Hilang Siswi Osaka 2003, Hadiah Rp315 Juta
- Pakistan Didorong Reformasi Pendidikan untuk Masa Depan
- Hantavirus Dilaporkan di ASEAN, Indonesia Termasuk Daftar
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
- 9 WNI Ditangkap Israel Tiba di Turki, Sempat Disetrum