Lokasi: Travel >>
Kemenag Buka Beasiswa Doktor Kajian Keagamaan 2026
Travel32194 Dilihat
RingkasanProgram Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kemenag-Buka-Beasiswa-Program-Doktor-Kajian-Keagamaan-2026.jpg)
Program Beasiswa Unggulan Keagamaan Strata-3 Dalam Negeri resmi diluncurkan melalui kerja sama dengan Indonesian Consortium for Religious Studies (ICRS) Yogyakarta. Program ini menargetkan lahirnya doktor lintas agama berkelas global dengan perspektif lokal serta mempromosikan perdamaian, keadilan, dan keberlanjutan melalui studi agama interdisipliner.
Ruchman, selaku Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma), menyatakan bahwa program ini dirancang untuk melahirkan peneliti dan akademisi yang mampu mengembangkan peran agama dalam menjawab isu strategis global. Pendekatan interdisipliner mendorong peserta menghasilkan riset orisinal dengan metodologi mutakhir yang relevan dengan tantangan dunia seperti perdamaian, keadilan sosial, dan keberlanjutan. "Kami ingin menghadirkan lulusan yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga mampu membawa perspektif lokal ke panggung global, terutama dalam membangun narasi keagamaan yang moderat dan solutif," ungkap Ruchman.
ICRS merupakan kolaborasi tiga perguruan tinggi ternama di Yogyakarta, yaitu Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW). Peserta yang lolos seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit dapat memilih program studi seperti Kajian Agama dan Lintas Agama, Studi Perdamaian dan Konflik, serta Pembangunan Berkelanjutan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ivd73jora.html
Artikel Terkait
Julian Quinones Raih Sepatu Emas Liga Arab Saudi 2025/2026
TravelJulian Quinones berhasil mengkudeta bomber Al Ahli dengan mencetak tiga gol sekaligus, sementara nasib kurang beruntung dialami striker asal Inggris, Ivan Toney. Ivan Toney gagal menambah koleksi golnya saat Al Ahli menang 4-1 kontra Al Khaleej....
【Travel】
Baca SelengkapnyaFluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
TravelPada pria, gangguan perkembangan saraf ini biasanya didiagnosis sejak masa kanak-kanak, tetapi pada wanita sering kali jauh lebih terlambat atau bahkan tidak terdiagnosis sama sekali. Salah satu alasannya adalah karena wanita lebih sering mengalami gejala kurang perhatian (inattentive), yang lebih sulit dikenali dibandingkan gejala hiperaktif....
【Travel】
Baca SelengkapnyaPemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
TravelProvinsi Gorontalo resmi melarang perdagangan dan konsumsi daging anjing dan kucing melalui Peraturan Gubernur (Pergub), menyusul langkah serupa yang diambil Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Peraturan Gubernur No. 36 Tahun 2025....
【Travel】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kekerasan Daycare di 5 Kota, 103 Anak Terdampak di Jogja
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
- Prakiraan Cuaca Madura: Hujan Landa Sampang dan Pamekasan
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
Artikel Terbaru
Festival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
Lansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Tautan Sahabat
- Mikroplastik Ditemukan di Otak Manusia, Ini Kata Ilmuwan
- PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Waspada Monkey Malaria, Deforestasi Dekatkan Nyamuk Pembawa Penyakit
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar