Lokasi: Berita >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Berita3 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ionup70lo.html
Artikel Terkait
BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
BeritaGubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada 2026 diperkirakan tetap berada dalam kisaran asumsi APBN, yaitu antara Rp16. 200 hingga Rp16....
【Berita】
Baca SelengkapnyaAKP Yohanes Bonar Tersangka Narkoba, Baru 5 Bulan Menjabat
BeritaAKP Yohanes Bonar Adiguna, Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatnarkoba) Polres Kutai Kartanegara (Kukar), ditangkap oleh Ditresnarkoba Polda Kaltim terkait kasus penyalahgunaan narkotika golongan II jenis etomidate. Penyidik menyita sebanyak 70 bungkus etomidate dalam pengungkapan kasus ini....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBripka Abu Bakar Tertangkap Pesta Narkoba di Buru
BeritaBripka Abu Bakar, ajudan Wakil Bupati Kabupaten Buru, Sudarmo, ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Buru bersama dua polisi lain dan dua warga sipil di sebuah rumah warga di Kota. Polisi menyita sekitar 30 gram sabu dari lokasi penggerebekan saat para tersangka diduga sedang pesta narkoba....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Klaim JHT dan JKP Melonjak, PDIP Peringatkan Dana BPJS
- Dedi Mulyadi Ancam Suporter Rusuh ke Barak Militer
- Prakiraan Cuaca Yogyakarta: Gunungkidul Berawan, Sleman Hujan Ringan
- Kasat Narkoba Kukar Datangkan Etomidate dari Medan
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
Artikel Terbaru
Agenda Jokowi Keliling Indonesia, Yunarto Sebut Untungkan PSI
Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
Prakiraan Cuaca Ternate 13 Mei 2026: Hujan Ringan
Prakiraan Cuaca Bali, Bedugul Hujan Ringan Siang
Larangan Potong Kuku dan Rambut Jelang Kurban
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik di Polda Kaltim
Tautan Sahabat
- Arsari Tambang Bangun Pusat Riset Timah dan REE di Bangka
- Harga Emas Antam 12 Mei 2026 Meroket ke Rp2.859.000
- Rupiah Bisa Tembus Rp 18.000, Pengamat Usul Hentikan MBG
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- IHSG Terancam Anjlok Imbas Pelemahan Rupiah
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
- Hubungan Ekonomi Indonesia-Belarus Diperkuat Lewat Sektor Dagang
- Mendag: Mayoritas UMKM Tak Tahu Cari Pembeli Luar Negeri
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk