Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Teknologi42 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/iltpr10i4.html
Artikel Terkait
Prakiraan Cuaca Sulsel 19 Mei 2026: Mayoritas Hujan
TeknologiBMKG memprakirakan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan berpotensi mengalami hujan sedang pada Senin (18/5/2026) pukul 18. 03 Wita....
Baca SelengkapnyaNetanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
TeknologiPerdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan keyakinannya bahwa Mojtaba masih hidup dan bersembunyi di bunker atau tempat rahasia, pada Senin (11/5/2026). Netanyahu mengungkapkan bahwa kondisi Mojtaba saat ini sulit dipastikan, namun ia diduga tengah berupaya memperkuat otoritasnya sebagai pemimpin baru di kawasan tersebut....
Baca SelengkapnyaIRGC Iran Bocorkan Serangan ke AS Pakai Satelit China
TeknologiLaporan Financial Times mengungkap tuduhan bahwa Iran menggunakan satelit buatan perusahaan China Earth Eye Co untuk memantau target serangan rudal dan drone pada Maret 2026. Satelit itu disebut dioperasikan oleh divisi kedirgantaraan IRGC (Korps Garda Revolusi Islam)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Aktivis GSF: Penderitaan Palestina Jauh Lebih Besar dari Tahanan
- Republika Tolak Kriminalisasi Dua Jurnalis Ditahan Israel
- Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
- Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
- CENTCOM Akui Blokade, Selat Hormuz Jadi Senjata Iran
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
Polisi Jepang Tangkap Dua Penyusup Kandang Monyet Viral
Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
DPR Dorong Perizinan Sederhana Percepat Realisasi Investasi
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
Tautan Sahabat
- Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Hantavirus Tewaskan 3 Orang di Indonesia, Terbaru Kalbar
- Pemda Larang Daging Anjing Cegah Penularan Rabies
- Hantavirus Bukti Nyata Ancaman Zoonosis dari Hewan
- WHO Dalami Vaksin Uji Coba untuk Lawan Ebola
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- 263 Kasus Campak di Aceh, Imunisasi Rendah Disorot