Lokasi: Kuliner >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Kuliner5 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ijlt8ayac.html
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
KulinerBentrokan masih berlangsung sejak Presiden AS Donald Trump pertama kali mengumumkan gencatan senjata pada 16 April, dengan pertempuran sebagian besar terbatas di perpanjangan gencatan senjata selama 45 hari yang diumumkan setelah putaran ketiga perundingan yang dimediasi AS. Mediasi yang dipimpin AS ini berjalan paralel dengan upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik AS-Iran....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaWHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
KulinerDirektur Jenderal WHO Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan surat terbuka kepada warga Tenerife, Spanyol, dengan mengakui kekhawatiran masyarakat yang kembali teringat pandemi COVID-19....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
KulinerDicky menegaskan bahwa rentetan wabah dalam beberapa tahun terakhir membuktikan dunia mendesak menerapkan pendekatan One Health, yaitu keselarasan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan. “Ebola, hantavirus, hingga Covid-19 memberi pesan serupa....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
- Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- MLSC Surabaya Seri 2 Tuntas, Lahirkan Dua Juara Baru
- Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Artikel Terbaru
Real Madrid Menang Tipis 1-0 atas Sevilla
WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- PPI Jerman Gelar LDK 5.0 Perkuat Kepemimpinan Pelajar
- IRGC Kawal 26 Kapal di Selat Hormuz Lawan Blokade AS
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- Gedung Parlemen Filipina Diberondong Tembakan
- Intelijen AS: 90% Fasilitas Rudal Iran Masih Beroperasi
- Trump: Iran Tak Bisa Ambil Uranium dari Reruntuhan Nuklir
- Iran Disebut Mampu Lumpuhkan Internet Global dari Selat Hormuz
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Mojtaba Khamenei Luka Gores Telinga, Bantah Rumor Kaki Palsu
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS