Lokasi: Pendidikan >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Pendidikan845 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ii1mlwtgr.html
Artikel Terkait
Trump Tunda Serangan Iran atas Permintaan Negara Teluk
PendidikanPresiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku menerima permintaan dari para pemimpin untuk menghentikan rencana serangan skala besar terhadap Iran. Dalam unggahan di Truth Social pada Selasa (19/5/2026) dini hari waktu Indonesia, Trump menyebut bahwa dirinya diberi tahu adanya kesepakatan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak....
Baca SelengkapnyaGus Miftah: Judi Online, Bullying, Kekerasan Seksual Jangan Dianggap Sepele
PendidikanMenteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti tantangan serius yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari judi online, kecanduan gadget, krisis mental, hingga kekerasan dan bullying. "Anak muda hari ini menghadapi tantangan yang berbeda....
Baca SelengkapnyaPengadilan Militer Buka Suara soal 3 Hakim Andrie Yunus
PendidikanTiga hakim militer dilaporkan ke Mahkamah Agung (MA) atas dugaan pelanggaran kode etik. Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) melaporkan Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto, Letnan Kolonel Kum Irwan Tasri, dan Mayor Laut (H) M....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
Artikel Terbaru
Googlebook Laptop AI Gabungan Android ChromeOS Diumumkan
7 Teks Amanat Harkitnas 2026 Inspiratif Penuh Makna
Hery Susanto Diperiksa Majelis Etik Ombudsman 25 Mei 2026
Pemerintah dan Muhammadiyah Potensi Rayakan Idul Adha Bersamaan
Borneo FC Tahan Imbang Bali, Madura United Terancam Degradasi
PDIP Minta Gibran Berkantor di IKN Agar Tak Mangkrak
Tautan Sahabat
- BNPP Perkuat Diplomasi Perbatasan di Hari Kemerdekaan Timor Leste
- Pakar Sebut Prabowo Tak Paham Soal Investasi Desa
- Purbaya Bela Ucapan Prabowo: Itu Hiburan Rakyat
- Berkas Sudewo Dilimpahkan, Bupati Pati Terancam Dua Dakwaan
- Pimpinan DPR Soroti Derita Guru Akibat Implementasi Daerah
- Menhan Sebut Batalyon Teritorial Turunkan Kasus Begal
- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin Lulusan Fisika Nuklir
- RUU Polri Dorong Profesionalisme dan Modernisasi Kepolisian
- WALHI dan Trend Asia Bantah Dana Asing Pengaruhi Penolakan UU KPK
- Prakiraan Cuaca BMKG: Puncak Jaya dan Intan Jaya Berawan