Lokasi: Kuliner >>
KKP Buka PENTARU 2026, Ini Daftar Sekolah dan Syarat
Kuliner7644 Dilihat
RingkasanKementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/KKP-Resmi-Buka-PENTARU-2026.jpg)
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi meluncurkan Penerimaan Peserta Didik (Pentaru) 2026 pada Selasa (12/5) di Kantor Pusat KKP. Peluncuran program ini dilakukan oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, yang mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan.
KKP merupakan lembaga pemerintah yang bertugas mengelola sektor kelautan dan perikanan Indonesia, termasuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang tersebut. Terdapat beberapa jalur penerimaan, mulai dari jalur khusus hingga jalur umum dan mandiri, dengan fokus utama pada anak pelaku usaha dan pendukung sektor kelautan dan perikanan. Adapun kuota penerimaan dibagi berdasarkan jalur pendidikan, termasuk skema 100 persen jalur khusus pada satuan tertentu serta 80 persen umum dan 20 persen jalur khusus di unit PK-BLU, dikutip dari Instagram resmi KKP.
Dalam sambutannya, Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pembangunan sektor kelautan dan perikanan sangat bergantung pada kualitas SDM. Menurutnya, transformasi menuju sektor yang maju dan berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui pendidikan vokasi yang mampu melahirkan generasi unggul, adaptif, dan berintegritas. “Melalui Pentaru 2026, kita tidak hanya membuka proses penerimaan peserta didik, tetapi juga menyiapkan generasi baru pelaku utama sektor kelautan dan perikanan yang akan menjadi penggerak utama ekonomi biru di masa depan. Para peserta didik yang akan bergabung adalah calon-calon profesional yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta membawa inovasi bagi kemajuan sektor ini,” ujarnya.
KKP memiliki sejumlah kampus vokasi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) di beberapa daerah, Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (Akom KP), serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM). Kampus-kampus ini menjadi pusat pendidikan tinggi vokasi yang menyiapkan tenaga ahli di bidang teknologi kelautan, perikanan tangkap, budidaya, pengolahan hasil laut, hingga manajemen usaha perikanan modern.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/igkii3th1.html
Artikel Terkait
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate Juli 2025
KulinerMegawati Hangestri akan mengisi posisi opposite setelah kabar cedera lutut yang dialaminya diklaim tidak terlalu serius oleh Kang Sung-hyung. Klub voli putra asal Korea Selatan, Red Sparks, memastikan bahwa pemain asing non-Asia yang akan mengisi kuota adalah Jordan Wilson asal Amerika Serikat....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaLemas Lansia Bukan Hanya Usia, Waspada Hipoglikemia
Kulinerdr Agus mengungkapkan bahwa lansia sering tidak menunjukkan gejala khas saat mengalami hipoglikemia, berbeda dengan orang muda yang biasanya merasakan pusing atau keringat dingin. Kondisi diam ini justru berbahaya karena keluarga kerap terlambat menyadari penurunan drastis gula darah pada lansia....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaDiet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
KulinerPenurunan berat badan drastis tanpa pengawasan dokter justru bisa membuat tubuh terlihat lesu, lemas, dan tampak seperti orang sakit, karena massa otot ikut hilang. Dokter Spesialis Gizi Klinik RSU Bhakti Asih, dr....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ginting Akui Lambat Antisipasi Strategi Lawan di Thailand Open
- Kemenkes: Hantavirus di Indonesia Ada Sejak 1991
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
- Pedro Acosta P1, Murid Rossi P2 di Grid MotoGP Catalunya
- WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Artikel Terbaru
Ansarallah Curiga Trump Tolak Respons Iran Usai Telepon Netanyahu
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
Aktris Iran Golshifteh Farahani Diduga Terkait Tamparan ke Macron
WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
Tautan Sahabat
- Mojang Priangan dan Akademi Persib Melaju ke All-Stars Kudus
- Cristiano Ronaldo 4 Gol Dekati Rekor, Al Hilal Tertekan
- Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso sebagai Pelatih hingga 2030
- Pedro Brito Bawa Tanjung Verde Lolos Piala Dunia 2026
- Manchester United Untung Besar dari Transfer Napoli Rp899 Miliar
- 2 Sejarah Man City di Piala FA: Semenyo dan Guardiola
- Dua Gelar Al Nassr Lenyap dalam Lima Hari
- Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Dua Kali Double Winner
- Wasit Liga Inggris Akui Gol MU Tak Sah Akibat Handball Mbeumo
- Persis Solo Kalahkan Dewa United 1-0, Jaga Asa