Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis89284 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hyputt0db.html
Sebelumnya: Elon Musk dan 17 Bos AS Temui Xi Jinping di China
Berikutnya: Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Artikel Terkait
Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
BisnisKementerian Luar Negeri mengonfirmasi kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Beijing dengan agenda pembahasan yang berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, energi, hingga investasi antara kedua negara. Kunjungan Putin ke Beijing menjadi perhatian internasional karena berlangsung tak lama setelah kunjungan Presiden AS Donald Trump, yang disebut sebagai kunjungan presiden AS pertama ke Beijing dalam hampir satu dekade terakhir....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPramono Anung Kaget Antusias Warga Uji Coba CFD
BisnisPemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memperluas kawasan Car Free Day (CFD) dari Sudirman-Thamrin hingga ke Rasuna Said. Minggu (10/05/2026) hari ini menjadi uji coba pertama perluasan tersebut....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaBisnis Motor Ilegal Raup Rp 26 Miliar Pakai KTP Warga
BisnisSebanyak 99 ribu unit motor baru dari berbagai merek telah diselundupkan ke luar negeri oleh sindikat ekspor ilegal. AKBP Noor mengungkapkan bahwa gudang yang digunakan tersangka hanya berfungsi sebagai tempat penadahan sebelum motor-motor tersebut diekspor....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ducati Konfirmasi Tak Cari Pengganti Marc Marquez
- Pramono Deklarasi Gerakan Pilah Sampah di HUT Jakarta
- Libur Panjang, Wisatawan Bali Ajak Kerabat ke TMII
- Polisi Gagalkan Balap Liar dan Pesta Miras di Tangsel
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Pemprov DKI dan Polda Integrasikan 50 Ribu CCTV Jakarta
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
AMPG Kawal Kebijakan Sekolah Swasta Gratis Jakarta
Polda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
1.500 Umat Hadiri Misa Kenaikan Yesus di Katedral
Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Tautan Sahabat
- Pelayanan Digital Kantor Imigrasi Palopo Capai 90 Persen
- Hari Kebangkitan Nasional 2026: Tanggal, Ucapan, dan Sejarah
- Pimpinan KPK Dilaporkan ke Dewas karena Tak Tahan Tersangka
- TAUD Laporkan Majelis Hakim Kasus Andrie Yunus
- Djaja Suparman Divonis 4 Tahun Penjara di Pengadilan Militer
- Prabowo Berterima Kasih ke PDIP yang Rela Jadi Oposisi
- Menkomdigi: Penipu Catut Nama Anggota DPR Minta Sumbangan
- KPK Periksa Crazy Rich Semarang Heri Black Kasus Bea Cukai
- Rafale dengan Radar AESA dan Rudal Meteor Makin Mematikan
- PRIMA: Harkitnas 2026 Perkuat Indonesia Menuju Negara Kerakyatan