Lokasi: Teknologi >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Teknologi5669 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/hjceppfcd.html
Artikel Terkait
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
TeknologiAKP Yohanes Bonar Adiguna kini ditahan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur untuk menjalani proses pidana. Terkait pelanggaran etik, Propam Polda Kaltim akan menggelar sidang kode etik Polri....
Baca SelengkapnyaYani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
TeknologiKetua Umum Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), Ir. Yani Yuhani Panigoro, menyoroti korelasi erat antara kondisi permukiman kumuh dengan tingginya angka penularan Tuberkulosis (TBC) di Indonesia....
Baca SelengkapnyaVirus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
TeknologiHantavirus menjadi perhatian karena sumber penularannya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, seperti rumah yang banyak tikus, gudang tertutup, hingga area bekas banjir. Plt Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Eza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah Agustus
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Terapi Sel Punca Dokter Kardiovaskular Pulihkan Jantung
- Kunci Gitar SEKIP Ndarboy Genk: Restu Orang Tua
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
Hipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
Tautan Sahabat
- Misbakhun Optimistis Pasar Modal Indonesia Tetap Kuat
- Hukum Kurban untuk Orang Meninggal, Apakah Sah?
- PSN Sawah Wanam Papua Krusial untuk Ketahanan Pangan
- Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban
- Tembak di Tempat Begal Tak Langgar HAM Kata Anggota DPR
- Nilai Matematika TKA SMA 36,10, Pembelajaran Perlu Dibbenahi
- Polisi Militer Periksa 21 Saksi Kasus Penembakan Pratu
- 75 Link Twibbon Harkitnas 2026 dan Cara Unggah
- Profil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
- Dikpolnas 2026 Sorot Tantangan Politik dan Kepemimpinan