Lokasi: Olahraga >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Olahraga6 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/heeq04uwj.html
Artikel Terkait
Carlos Queiroz, Spesialis Piala Dunia Latih Ghana
OlahragaTimnas Ghana yang dijuluki Black Stars akan memulai perjuangannya di bawah asuhan Carlos Queiroz, pelatih asal Portugal yang lahir di Nampula, Mozambik, pada 1 Maret 1953 atau kini berusia 73 tahun. Sebelum dikenal sebagai pelatih top dunia, Queiroz merupakan pemain sepak bola amatir yang pernah bermain sebagai kiper untuk klub Ferroviario de Nampula....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaKomnas HAM dan Polisi Selidiki Pencabulan Santri Pati
OlahragaTim penyidik telah menggali keterangan dari sejumlah pihak dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kasus dugaan pencabulan santri oleh pengasuh Pondok Pesantren bernama Ashari. "Kami sudah turun ke lapangan, bertemu dengan sejumlah pihak....
【Olahraga】
Baca SelengkapnyaJaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Terima SGD 213 Ribu
OlahragaJaksa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat mengungkap kode amplop suap Blueray kepada pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berdasarkan keterangan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Orlando Hamonangan Sianipar alias Ocoy di persidangan, Rabu (20/5/2026) malam. Jaksa Takdir menyatakan pihaknya menggali posisi saksi, komunikasi dengan John Field, serta penerimaan uang melalui kode amplop yang identik dengan nama pejabat....
【Olahraga】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Febby Carol Doakan Pernikahan Virgoun dan Lindi
- Korlantas Polri Latih Sopir Taksi Demi Keselamatan Berkendara
- PKS: Mogok Belanja Seminggu Lumpuhkan Ekonomi Nasional
- DJKI Luncurkan E-Pengaduan Perkuat Pelindungan KI
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
Artikel Terbaru
Thomas Christiansen Bawa Panama ke Piala Dunia 2026
Tani Merdeka dan APPSI Dukung Ekonomi Kerakyatan Prabowo
Megawati-Dubes Kuwait Bahas Dampak Konflik Timur Tengah
75 Link Twibbon Harkitnas 2026 dan Cara Unggah
3 Lansia Dipukuli dalam Perampokan Toko Emas Wonokromo
5 WNI Ditahan Israel, GPCI Minta Bantuan MPR
Tautan Sahabat
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Pelemahan Rupiah Dinilai Bisa Perkuat Industri Dalam Negeri
- Prabowo: Ketahanan Pangan Kunci Kelangsungan Negara
- Khawatir Ekspor CPO Satu Pintu Bikin Harga Sawit Ambruk
- BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Promo KPR, KKB, Cashback
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
- Triasmitra Terbitkan Obligasi Rp220 Miliar untuk Kabel Laut
- Medan dan Pekanbaru Gelap, Warga Pakai Penerangan Darurat
- Rupiah Jeblok, Pengusaha Tercekik, PHK Massal Mengancam