Lokasi: Kuliner >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Kuliner64 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/grxmgwkpp.html
Artikel Terkait
Toyota Pantau Rupiah, Harga Mobil Terancam Naik
KulinerPT Toyota Astra Motor (TAM) memastikan tetap berupaya menjaga agar dampak pelemahan rupiah tidak langsung dibebankan kepada konsumen melalui kenaikan harga kendaraan di tengah kondisi nilai tukar dolar yang sangat tinggi. "Pastinya memang di kondisi saat ini, seperti teman-teman tahu bahwa dolar sudah sangat tinggi....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaRupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
KulinerNilai tukar rupiah ditutup melemah ke level Rp17. 703 per dolar AS pada perdagangan, Selasa (19/5/2026) sore ini....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaJadah Tempe Lereng Merapi, Warisan Rasa di Tengah Modernisasi
KulinerSatu per satu jadah panas itu dipindahkan ke nampan, berdampingan dengan tempe bacem yang sudah lebih dulu tersusun rapi. Bergantian, karyawan industri rumahan Jadah Tempe Mbah Carik menjalankan tugasnya, mulai dari mengemas ke dalam kardus hingga mengukus jadah agar semakin nikmat dimakan hangat-hangat....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Emerse Fae Target Kejutan Piala Dunia 2026
- Dolar Tembus Rp 17.701, Harga Energi Melonjak
- WIKA Tunjuk Prof Harris Arthur Hedar sebagai Komisaris Independen
- IHSG Ambrol 3,37 Persen pada 21 Mei 2026
- Siti Badriah Comeback, 'Bikin Candu' Jadi Anthem Dangdut 2026
- BPKN Sebut Posisi Konsumen Sangat Lemah di Sidang Kuota Internet
Artikel Terbaru
Kenny Austin Deg-degan Jelang Amanda Manopo Melahirkan
Dolar Menguat, Harga Suku Cadang Otomotif Naik 20 Persen
Prabowo Heran Ekonomi Tumbuh, Rakyat Makin Miskin
DPR Bentuk Badan Khusus Ekspor Cegah Kerugian SDA
Toyota GR Car Meet 2026 Pamerkan 400 Mobil Modifikasi di GBK
Volatilitas Pasar Global Dorong Kekhawatiran Investor
Tautan Sahabat
- El Nino Ekstrem: Ancaman DBD dan Gangguan Pencernaan Anak
- Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Dokter Mata Beberkan Risiko Kebutaan Akibat Diabetes
- Psikiater: Trauma Tak Ditangani Bisa Ubah Korban Jadi Pelaku
- IDAI Ingatkan Risiko Dehidrasi Anak di Ruang AC
- PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah