Lokasi: Properti >>
Beasiswa Double Degree Kemenag 2026 Masih Dibuka
Properti4663 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026. Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025, setelah sebelumnya menjalin kerja sama internasional dalam kerangka Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, mengungkapkan perluasan ini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Alauddin Makassar bersama SOAS University of London. "Ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional, keunggulan akademik, dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia serta mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," jelasnya dalam keterangan resmi.
Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, Siti Maria Ulfa, menambahkan program ini dirancang untuk mencetak sumber daya manusia unggul dengan pengalaman akademik internasional. Calon pendaftar wajib memenuhi persyaratan, termasuk memiliki sertifikat resmi dari ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org). Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dengan informasi lengkap tersedia di website resmi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/glga6othn.html
Artikel Terkait
Persib Bandung Siap Pecahkan Rekor Hattrick Juara Liga Setelah 55 Tahun
PropertiMaung Bandung hanya butuh satu poin saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada pekan pamungkas Liga 1 2024/2025. Kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare pada pekan ke-33 membuat Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 76 poin....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBMKG Prakirakan Mayoritas Wilayah Jabodetabek Berawan
PropertiBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca cerah berawan di Kepulauan Seribu dan Kota Bekasi pada hari ini, sementara potensi hujan ringan diperkirakan mengguyur Kota Bogor. Wilayah Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan diprediksi cerah berawan sepanjang hari tanpa potensi hujan signifikan....
【Properti】
Baca SelengkapnyaPolisi Bekuk Komplotan Curanmor Bersenpi di Tangerang
PropertiPolres Metro berhasil mengungkap 52 perkara kriminalitas dalam operasi penegakan hukum. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mendominasi dengan 44 kasus dari total pengungkapan....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
- Polda Metro Periksa Saksi Laporan TAUD Andrie Yunus
- Brimob Tangkap 5 Pemuda Pelaku Balap Liar Jakarta Timur
- Terra Drone Bantah Abaikan Keselamatan Kerja Karyawan
- WhatsApp iOS Rilis Tampilan Liquid Glass Baru
- Tabrakan Beruntun di Tol JORR Cakung, Dua Tewas
Artikel Terbaru
Tautan Sahabat
- Prabowo Diminta Hidayat Lobi Trump Bebaskan 5 WNI
- Peserta PBI Rasakan Manfaat Program JKN Tanpa Khawatir Biaya
- Profil Sigit, Dirut PT Pindad Diminta Prabowo Bikin Mobil Presiden
- KPK Periksa Dua Bos Perusahaan Terkait Kredit Macet LPEI
- Keluarga Ilham Pradipta Kecewa Tuntutan 4-12 Tahun TNI
- ReJO Respons Prabowo: Desa Tak Terdampak Gejolak Dolar
- Amnesty Tuding 'Antek Asing' Akal-akalan Bungkam Kritik
- Bareskrim Ajukan Red Notice Bandar Sabu Kabur ke Malaysia
- Video Gubernur BI soal Staf Menkeu Purbaya Dibantah Kemenkeu
- Dirut Terra Drone Minta Hukuman Ringan, Klaim Damai dengan Korban