Lokasi: Properti >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Properti2 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ge0gem6sn.html
Artikel Terkait
Ginting Tersingkir di Thailand Open 2026, Dikalahkan Musuh Bebuyutan
PropertiAnthony Sinisuka Ginting gagal melaju ke babak 16 besar Thailand Open 2026 setelah takluk dari unggulan pertama asal China, Shi Yu Qi, di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand. Pertandingan yang berlangsung selama 39 menit tersebut berakhir dengan kekalahan Ginting, sementara Shi Yu Qi berhak melaju ke babak berikutnya dan dijadwalkan menghadapi wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu....
【Properti】
Baca SelengkapnyaBMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
PropertiMenteri Transportasi Jerman Patrick Schnieder tiba di pabrik sel bahan bakar Toyota pada Rabu (13/05) menggunakan BMW iX5 Hydrogen asal Jerman. Saat meninggalkan lokasi, ia kemudian menggunakan Toyota Crown FCEV dari Jepang....
【Properti】
Baca SelengkapnyaIndonesia Kecam Dewan Keamanan PBB yang Mandul
PropertiIndonesia mengecam keras kelumpuhan sistem multilateral global yang dinilai sudah tidak bertaji dan justru menjadi korban pelanggaran oleh negara-negara berpengaruh. Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, menyampaikan kritik tajam tersebut dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kode Redeem FC Mobile 12 Mei 2026, Klaim Gems Gratis
- Netanyahu Sebut Mojtaba Hidup, Akui AS-Israel Keliru Prediksi Selat Hormuz
- Eksekusi Mati Global Cetak Rekor Tertinggi dalam 40 Tahun
- AS Desak Iran Penuhi 5 Tuntutan Baru, Uranium Jadi Taruhan
- Tim Cook Pastikan Ikut Kunjungan Trump ke China
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
Artikel Terbaru
India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
Xi Jinping Sajikan Bebek Panggang dan Bakpao Babi untuk Trump
Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
Transfer Minyak Rahasia Dekat Malaysia Diduga Jalur Iran-China
Kode Redeem Mobile Legends 12 Mei 2026 Gratis
Iran Sambut Diplomasi China-Pakistan di Tengah Konflik
Tautan Sahabat
- Survei NYT: Simpati Warga AS ke Palestina Kalahkan Israel
- Citra Satelit Tunjukkan Kebocoran Minyak di Pulau Kharg, Iran Bantah
- Putin Genjot Produksi Drone, Kekuatan Militer Iran Menguat
- India Minta Jalur Bebas Hambatan di Selat Hormuz
- Kongres AS Soroti Kerugian 42 Pesawat Pentagon Lawan Iran
- 19 Tewas di Lebanon, Gencatan Senjata Israel Dipertanyakan
- Mahasiswi PhD Tewas Dibius dan Diperas Video Tak Senonoh
- Ekonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global