Lokasi: Teknologi >>
Lokasi Ujian Mandiri Bela Negara UPN Yogyakarta 2026
Teknologi3295 Dilihat
RingkasanUPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/upn-veteran-yogyakarta.jpg)
UPN Veteran Yogyakarta membuka jalur Seleksi Mandiri 2026 dengan sistem ujian yang lebih mudah. Seleksi ini menjadi salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan UPN "Veteran" Yogyakarta melalui pengukuran kemampuan kognitif siswa serta penguasaan mata pelajaran pendukung dan penciri kampus sebagai Kampus Belajar.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis kampus untuk memperluas akses pendidikan tinggi tanpa membebani peserta dengan jarak perjalanan yang jauh ke Yogyakarta. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi UPN "Veteran" Yogyakarta,Machya Astuti Dewi, menyampaikan bahwa perluasan lokasi ujian ini merupakan bentuk komitmen kampus dalam menjaring talenta terbaik dari seluruh Indonesia. "Kami ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah dari Sumatera hingga Papua untuk bergabung dengan Kampus Belajar," ujarnya.
Terdapat perbedaan metode dan jadwal pelaksanaan antara pusat ujian di Yogyakarta dengan lokasi ujian di luar daerah. Pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri 2026 dibagi menjadi dua skema berdasarkan lokasi. Ujian di luar Yogyakarta akan dilaksanakan lebih awal pada 18 Juni 2026 secara serentak di seluruh titik. Metode yang digunakan adalah Paper Based Test (PBT).
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gc75sbmcf.html
Artikel Terkait
Aditya Halindra Bupati Mirip Partai Disorot Mobil Dinas
TeknologiPara tamu undangan langsung tertawa mendengar candaan Presiden Prabowo Subianto soal nama yang mirip dengan partainya. "Halindra, Gerindra, nama yang mirip....
Baca SelengkapnyaKorupsi Desa Jadi Alarm Pembenahan Pengadaan Barang LKPP
TeknologiLKPP melaporkan bahwa sektor desa menempati peringkat tertinggi dalam frekuensi tindak pidana pengadaan barang dan jasa. Sarah selaku perwakilan LKPP menyatakan data tersebut menjadi sinyal kuat kebutuhan pembenahan tata kelola pengadaan secara sistematis melalui kerja sama lintas lembaga....
Baca SelengkapnyaJaksa Agung: Pemenang Lelang Barang Rampasan Dilindungi Hukum
TeknologiBurhanuddin menyampaikan pernyataan itu saat menutup kegiatan Badan Pemulihan Aset (BPA) Fair di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis (21/5/2026). "Tadi kita saksikan bersama, bagaimana terbukanya pelaksanaan ini....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Insanul Fahmi Santai Hadapi Hukum Jika Laporan Tak Dicabut
- Insentif Guru Non-ASN Naik Jadi 365 Ribu Orang
- BPOM Temukan Obat Kuat Herbal Ilegal Berisi Sildenafil
- KPK Telusuri Aliran Fee Proyek DJKA, Eks Kepala BTP Diperiksa
- Panduan Merotasi Ban Mobil FWD dan RWD
- KPK Sita 4 Mobil Mewah dari Rumah Sugiri Sancoko
Artikel Terbaru
Prakiraan Cuaca Papua Barat: Kaimana dan Fakfak Berawan Tebal
Pelatihan Vokasi Batch 2 Gratis Dibuka 19 Mei 2026
Proses Pemilihan Ketua Umum PPP Diungkap Eks Pimpinan Sidang
Cak Imin: Pelaku Kekerasan Seksual Pesantren Berkedok Kiai
Persib Bandung Segel Juara Liga 1 Usai Klasemen Terbaru
BNPB Peringatkan Warga Waspada Bencana Musim Pancaroba
Tautan Sahabat
- Yusril Sebut Pemerintah Bisa Petik Hikmah dari Film Pesta Babi
- Prabowo Kaget Verrel Bramasta Ternyata Keturunan Bali
- Sidak KSP Temukan Dapur Tak Layak, Audit Nasional Digelar
- Kejelasan Administrasi Wilayah Kunci RDTR Berjalan Efektif
- KSP Awasi Program MBG Cegah Jual Beli Titik SPPG
- Kemendikdasmen: SE 7/2026 Tidak Pecat Guru Non-ASN
- KPK Diminta Transparan soal Cargo Lartas Bea Cukai
- Lima Kapolda Baru Dilantik, Panca Putra Promosi Kalemdiklat
- Jurnalis Indonesia Kesaksian Disiksa Israel: Keji, Tak Bisa Maafkan
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP