Lokasi: Kuliner >>

BPOM Temukan Obat Kuat Herbal Ilegal Berisi Sildenafil

Kuliner87882 Dilihat

RingkasanBPOM menemukan sebanyak 22 merek produk ilegal tanpa izin edar yang beredar di masyarakat. Dari total produk yang ditemukan, sebanyak 10 produk diketahui telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE)....

BPOM Temukan Obat Kuat Herbal Ilegal Berisi Sildenafil

BPOM menemukan sebanyak 22 merek produk ilegal tanpa izin edar yang beredar di masyarakat. Dari total produk yang ditemukan, sebanyak 10 produk diketahui telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE). "Produk-produk ilegal ini diproduksi oleh pihak yang tidak teridentifikasi secara resmi atau menggunakan identitas produsen fiktif untuk mengelabui konsumen. Ketiadaan izin edar ini berarti produk-produk tersebut tidak pernah melewati proses evaluasi keamanan, khasiat, dan mutu oleh BPOM, sehingga kandungan di dalamnya sangat membahayakan konsumen," ujar perwakilan BPOM.

BPOM menjelaskan bahwa sebagian besar produk yang ditemukan merupakan produk stamina pria. Dari 22 merek tersebut, sebanyak 13 produk diketahui mengandung zat seperti sildenafil, tadalafil, nortadalafil, parasetamol, dan metil testosteron. Selain itu, terdapat enam produk pegal linu yang mengandung bahan seperti deksametason, natrium diklofenak, asam mefenamat, hingga prednisolon. Ada pula produk penggemuk badan yang mengandung siproheptadin serta produk pereda gatal yang mengandung klorfeniramin maleat dan mikonazol.

BPOM mengingatkan bahwa penggunaan BKO tanpa pengawasan tenaga kesehatan sangat berbahaya. Produk stamina pria yang mengandung sildenafil dan tadalafil berisiko menyebabkan gangguan jantung, stroke, hingga kematian mendadak. Sementara itu, penggunaan deksametason, natrium diklofenak, dan asam mefenamat secara tidak terkontrol dapat memicu kerusakan ginjal, perdarahan lambung, hingga gangguan hormon seperti moon face. Paparan siproheptadin dan klorfeniramin maleat dalam jangka panjang juga berpotensi menyebabkan kantuk berat, gangguan metabolisme, dan kerusakan fungsi hati.

Tags:

Artikel Terkait