Lokasi: Bisnis >>
Gap Year Buka Peluang Lebih Luas ke Kampus
Bisnis6837 Dilihat
RingkasanSebanyak 5. 400....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/GANESHA-OPERATION-Ilustrasi-gap-year-Ba.jpg)
Sebanyak 5.400.167 siswa kelas 12 SMA, SMK, dan MA di Indonesia pada 2025 harus menghadapi persaingan ketat memperebutkan kursi di perguruan tinggi negeri (PTN) impian. Persaingan tersebut tidak hanya datang dari lulusan tahun berjalan, karena dalam seleksi SNBT 2026, lulusan 2025 dan 2024 masih memiliki kesempatan mengikuti ujian kembali. Kelompok inilah yang dikenal sebagai siswa gap year, yaitu mereka yang memutuskan menunda kuliah untuk mempersiapkan diri lebih matang.
Sebagian siswa gap year memilih fokus belajar kembali agar peluang masuk PTN impian semakin besar, sementara yang lain tetap berkuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sambil mempersiapkan diri mengikuti seleksi PTN pada tahun berikutnya. Tidak sedikit pula siswa yang sebenarnya sudah diterima di suatu jurusan namun memutuskan untuk tidak mengambilnya demi mengejar pilihan yang lebih sesuai. Risiko salah jurusan sebenarnya dapat diminimalkan melalui perencanaan matang sejak awal, termasuk memanfaatkan layanan konsultasi jurusan dan konsultasi pemilihan PTN dari lembaga pendidikan terpercaya.
Di tengah tekanan sosial yang sering muncul, banyak orang masih memandang gap year sebagai keputusan negatif, padahal periode ini dapat dimanfaatkan secara produktif. Dengan strategi belajar yang tepat, siswa gap year justru memiliki keunggulan berupa waktu lebih banyak untuk mempersiapkan ujian dan memperkuat pemahaman materi. Langkah ini menjadi kunci untuk meraih kursi di PTN favorit tanpa harus menyesal di kemudian hari.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/gbmseii50.html
Artikel Terkait
Jokowi Keliling Indonesia, Siap Kembali ke Panggung Politik
BisnisLangkah mantan Wali Kota Solo, Joko Widodo, untuk kembali turun gunung menyapa masyarakat dinilai sebagai sinyal kuat kesiapannya kembali ke panggung politik nasional. Menurut pengamat politik Agung, agenda tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan strategi untuk memanaskan mesin politik relawannya secara bertahap....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaTiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
BisnisPolisi menangkap tiga pelaku sindikat penjambretan ponsel yang terjadi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng. Dua pelaku utama berinisial Y dan F diamankan di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara pada Rabu (22/4/2026)....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaWarga Pasir Jaya Bogor Tewas Digigit Ular Weling
BisnisSeorang pemuda berinisial UZS (21) tewas setelah dipatuk ular saat bermain dengan reptil tersebut di kawasan sawah Landbow, Kelurahan Pasir Jaya, pada Selasa malam (12/5/2026) sekitar pukul 23. 00 WIB....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Hantavirus Sulit Dikenali, Gejala Mirip Flu hingga DBD
- HP Hilang di Flyover Jatibaru Ditemukan Pedagang
- Polisi Tangkap Penghalang Ambulans di Depok
- BMKG: Cerah di Jakarta, Hujan di Bogor dan Bekasi
- BGN Evaluasi SPPG Gagal Capai Target 3B Penerima Manfaat
- Bos Terra Drone Dituntut 2 Tahun, 22 Tewas Terbakar
Artikel Terbaru
WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
Pengunjung Ancol Sepi Saat Libur Kenaikan Yesus Kristus
Polisi Bubarkan Balap Liar di Taman Mini Jakarta Timur
Prakiraan Cuaca Depok: Hujan Ringan Siang-Sore
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Pria Tewas Diduga Dilempar dari Lantai Dua Grogol
Tautan Sahabat
- Jasa Marga Berlakukan Contraflow Tol Japek Saat Libur Panjang
- KAI Jual 504 Ribu Tiket Long Weekend, Yogyakarta Favorit
- Pelemahan Rupiah Dongkrak Ekspor Tambang dan Perkebunan
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen
- Rupiah Merosot, Legislator PAN Minta Perry Warjiyo Mundur
- Indonesia dan Belarus Teken MoU Bisnis Rp7 Triliun
- Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.622,5 Triliun
- Zulhas Janjikan Skema SPPG Beli Ikan Nelayan
- Aktivitas Ekonomi Warga Lesu Imbas Industri Nikel Melambat
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM