Lokasi: Kuliner >>
Indonesia-Malaysia Berpeluang Jadi Pusat Pendidikan Pascasarjana Asia
Kuliner96 Dilihat
RingkasanYudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/World-Post-Graduate-Expo.jpg)
Yudi menyatakan Indonesia dan Malaysia berpeluang menjadi tujuan pendidikan pascasarjana yang diperhitungkan dunia. "Kedatangan mahasiswa internasional di AS turun 17 persen. Ini peluang ASEAN, khususnya Indonesia dan Malaysia," ujar Yudi dalam pernyataannya. Menurut Yudi, saat ini terjadi pergeseran besar dalam peta pendidikan tinggi global, di mana Asia mulai menggeser dominasi Barat dalam sektor pendidikan dan riset. "Perguruan tinggi berada di perubahan yang besar. Asia mulai menggeser dominasi Barat," jelasnya.
Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih posisi ke-9 dunia dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) Impact Rankings. "Ini membuktikan perguruan tinggi kita tidak hanya mengejar angka, tetapi juga dampak," kata Yudi. Prestasi ini menunjukkan kemampuan perguruan tinggi Indonesia bersaing di level global.
"Kolaborasi RI-Malaysia dalam memajukan peradaban. Kedua negara bukan sekadar berkembang, tapi serumpun," ujar Yudi. Kerja sama ini diharapkan memperkuat posisi Asia sebagai pusat pendidikan dan riset dunia yang baru.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/g58sx4bps.html
Artikel Terkait
JBP Lolos ke Semifinal AVC Champions 2026
KulinerBhayangkara Presisi menjadi tim pertama yang memastikan diri lolos ke babak semifinal AVC Champions League 2026. Di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, tim asuhan Reidel Toiran mengalahkan Zhaiyk VC dengan skor 3-1 (25-19, 25-27, 25-19, 25-21)....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaPemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
KulinerAsosiasi Pengacara Saga kembali mengajukan permintaan investigasi independen kepada Kepolisian Prefektur Saga pada 30 April 2026 terkait dugaan manipulasi hasil tes DNA oleh mantan pegawai Laboratorium Forensik Saga. Permintaan ini merupakan pengajuan kedua setelah sebelumnya dilakukan pada Oktober 2025, dan dokumen serupa juga dikirimkan kepada Badan Kepolisian Nasional....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaArab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
KulinerArab Saudi melancarkan serangan rudal dan drone ke Iran pada akhir Maret 2026 sebagai aksi balasan setelah kerajaan itu berulang kali menjadi sasaran serangan selama konflik Timur Tengah yang lebih luas. Informasi tersebut diungkap dua pejabat Barat dan dua pejabat Iran kepada media, menandai operasi militer langsung pertama kalinya oleh Riyadh terhadap Teheran....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Israel Bangun Markas IDF di Bekas Kantor PBB Yerusalem
- Ekonomi Rusia Melambat, UE Sanksi Penculikan Anak Ukraina
- Google Bocorkan Fitur Tersembunyi Fitbit Air
- Dokter Salah Diagnosis Hantavirus, Penumpang Kapal Kritis
Artikel Terbaru
Klaim Kode Redeem FC Mobile 10 Mei: Pemain 117 OVR
41 Jenis Hantavirus, Virus Andes di Kapal Pesiar dan Indonesia
Macron Tegur Peserta KTT Afrika, Tuai Kritik Pedas
Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
Turki Incar Investor Asing di Tengah Konflik Iran
Tautan Sahabat
- Trump Apresiasi Prabowo, Indonesia Masuk BoP
- TAUD Curiga Kasus Andrie Yunus Dihentikan di Puspom TNI
- RUU Polri Disahkan, Revisi UU Disetujui DPR
- Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Keutamaan Berkurban bagi Orang Beriman
- DPR Dinilai Omon-Omon, Eks KPU Kecewa RUU Pemilu
- Pengamat Sebut MBG Beban Fiskal, Ambar: Pemikiran Keblinger
- Pembangunan Sekolah Rakyat Sumut Capai 57 Persen
- Luka Andrie Yunus Lebih Parah dari Dugaan Dokter RSCM
- MTI Minta Penutupan Pelintasan Sebidang Bertahap dan Terukur
- Narapidana Lapas Perempuan Bandung Dilatih Jadi Barista