Lokasi: Properti >>

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka, Tersedia 3 Jalur

Properti27 Dilihat

RingkasanPembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS. Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK....

Seleksi Mandiri UNS 2026 Dibuka,<strong></strong> Tersedia 3 Jalur

Pembayaran biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) dapat dilakukan melalui sejumlah bank, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, Bank Jateng, Bank Rakyat Indonesia, Bank Syariah Indonesia, Bank DKI, Bank Jatim, atau Bank Muamalat dengan menggunakan Nomor Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS.

Seleksi ini akan dilaksanakan berdasarkan hasil ujian tulis yang diselenggarakan oleh Jalur Reguler UTBK.

Pendaftaran Seleksi Mandiri UNS disediakan bagi lulusan pendidikan menengah atau sederajat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Tags:

Artikel Terkait

  • Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir

    Properti

    Lagu Babak Terakhir ciptaan Raim Laode kembali populer pada 2026 setelah tren digital mengangkatnya, padahal lagu ini pertama kali dirilis pada 2022 melalui kanal YouTube Raim Laode. La Ode Raimudin yang dikenal sebagai Raim Laode adalah seniman multitalenta asal Liya Toko, Wakatobi, Sulawesi Tenggara....

    Properti

    Baca Selengkapnya
  • PWI Solok Selatan Diserang OTK, Sahroni Sebut Teror Pers

    Properti

    Sahroni menyatakan aksi penyerangan terhadap insan pers merupakan bentuk teror yang diduga kuat berkaitan dengan upaya pihak tertentu membungkam pemberitaan. "Ini teror terhadap pers, polisi harus segera usut tuntas siapa dalangnya," kata politikus Partai NasDem itu kepada wartawan pada Rabu (20/5/2026)....

    Properti

    Baca Selengkapnya
  • Peneliti Soroti DPN: Eksekutif Bergeser di Tata Kelola Pertahanan

    Properti

    Pengamat militer dan intelijen, Gian, menilai lembaga yang dibentuk atas nama penguatan sistem pertahanan nasional justru berisiko melahirkan pusat kekuasaan baru yang dapat menggeser fungsi eksekutif secara perlahan. Pernyataan tersebut disampaikan Gian dalam diskusi bertajuk "Menyoal Dewan Pertahanan Nasional: Bahaya Pergeseran Fungsi Eksekutif Presiden dalam Desain Pertahanan Negara" yang digelar pada Rabu (20/5/2026)....

    Properti

    Baca Selengkapnya