Lokasi: Berita >>
Cara Baca Hasil Nilai TKA SD SMP 24 Mei 2026
Berita9442 Dilihat
RingkasanMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/aan-TKA-di-di-SMP-Negeri-2-Cu.jpg)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib bagi siswa. Tujuan utama TKA adalah membantu sekolah,pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan pendidikan memahami kemampuan akademik peserta didik secara lebih akurat dan menyeluruh.
“TKA bukan ujian kelulusan dan tidak bersifat wajib. Kehadiran TKA dimaksudkan untuk membantu satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan memahami kondisi riil capaian akademik murid, sehingga perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secara lebih terarah,” jelas Abdul Mu’ti. Asesmen ini dirancang sebagai alat pemetaan pendidikan nasional dengan tiga fungsi utama, yakni assessment of learning untuk memotret capaian belajar, assessment for learning sebagai dasar perbaikan pembelajaran, dan assessment as learning yang menjadi bagian dari evaluasi pendidikan secara komprehensif.
Ujian digelar secara bertahap dalam empat gelombang dengan empat sesi di setiap gelombang, sehingga total terdapat 16 sesi ujian. Satuan pendidikan nonformal melaksanakan satu gelombang yang terdiri dari empat sesi ujian dengan pengawasan silang antar sekolah dan pemantauan. Penilaian TKA menggunakan pendekatan analisis respons yang mempertimbangkan tingkat kesulitan soal dan karakteristik jawaban peserta. Setiap jawaban siswa dianalisis pada tiap mata uji, lalu diolah menjadi skor akhir utuh untuk memetakan kemampuan akademik secara lebih adil dan informatif. Hasil nilai nantinya akan dilengkapi deskripsi capaian kompetensi peserta didik, dengan data yang diproses secara statistik untuk pemetaan kemampuan siswa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fxjdstfgl.html
Artikel Terkait
Jonathan David: Warisan John Herdman di Piala Dunia 2026
BeritaJonathan David tengah menjalani masa sulit sejak bergabung ke Juventus. Statistik penyerang berusia 26 tahun itu belum memuaskan sebagai seorang striker....
【Berita】
Baca SelengkapnyaRATU Resmi Akuisisi Blok Madura Strait, Portofolio Migas Bertambah
BeritaPT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mendapatkan restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk mengakuisisi participating interest (PI) pada wilayah kerja Madura Strait PSC, sebuah aset migas dengan potensi produksi dan pengembangan jangka panjang. Melalui transaksi tersebut, PT REM secara tidak langsung memperoleh 20% participating interest dan memberikan jaminan kepada penjual sesuai ketentuan transaksi material berdasarkan POJK No....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKNKT Butuh 2 Bulan Investigasi Kecelakaan Kereta Bekasi
BeritaKNKT masih terus mendalami penyebab kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin (27/4/2026). Hasil investigasi maksimal akan selesai pada Juli 2026....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anrez Adelio Jalani Tes DNA Buktikan Anak Icel
- IHSG Menguat ke 6.167, LQ45 dan KOMPAS100 Hijau
- Rupiah Anjlok ke Rp 17.529 per Dolar AS, Rekor Terburuk
- Prabowo Panggil Gubernur BI, CEO Danantara, Menkeu Bahas Rupiah
- Southampton Gagal Promosi Akibat Skandal Mata-mata
- Prabowo Tanya Rupiah ke Purbaya Saat Serah Terima Rafale
Artikel Terbaru
Elang Gibran Gabung Elemen Gonjiam di 402 Rumah Sakit Angker
DPR Soroti Kenaikan Komisi Marketplace Bebani UMKM
Prabowo: Ketahanan Pangan Fondasi Kedaulatan Bangsa
Pemerintah Patok Harga Ekspor Emas 150.555 Dolar AS
Frislly Herlind Kesurupan di Danau Terkutuk Korea Selatan
Indonesia Ekspor 500 Ribu Ton Beras, Malaysia Minta Rp16.000
Tautan Sahabat
- BPOM Temukan 22 Obat Herbal Berbahaya Picu Stroke
- WHO Peringatkan 12 Negara Soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik
- BPJS Kesehatan Perluas Cathlab untuk Pasien Jantung
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
- Berdebar Naik Tangga, Waspada Gangguan Irama Jantung
- Yani Panigoro Soroti Perjuangan Kader Penyembuh TBC
- IDAI Tegaskan ASI Standar Emas, Bukan Susu Formula
- Kabut Abu-abu Ancam Kesehatan Warga Jabodetabek