Lokasi: Otomotif >>
SPMB Jakarta 2026: Syarat Afirmasi, Domisili, Mutasi Orangtua
Otomotif89927 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-34543534.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SD menetapkan sejumlah syarat pendaftaran, termasuk ketentuan domisili yang tercatat dalam Kartu Keluarga (KK). Proses verifikasi data oleh pihak sekolah menjadi tahap penting yang menentukan kelanjutan pendaftaran. Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta 2026 menyediakan beberapa jalur penerimaan, seperti afirmasi, domisili, dan mutasi, dengan kuota yang telah ditentukan.
Berdasarkan laman resmi SPMB Jakarta 2026, kuota Jalur Afirmasi sebanyak 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota Jalur Domisili mencapai 77 persen dari daya tampung, dengan prioritas ditentukan berdasarkan domisili Calon Murid Baru (CMB). Apabila jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah tertentu. Jika kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan ke PMB Tahap Kedua.
Kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar persen dari daya tampung, yang meliputi beberapa kategori. Proses pendaftaran dan seleksi ini menjadi panduan bagi orang tua atau wali murid yang ingin mendaftarkan anaknya di jenjang SD melalui SPMB Jakarta 2026. Informasi lebih lengkap mengenai persyaratan dan tahapan dapat diakses melalui laman resmi SPMB Jakarta 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fxaybmmlr.html
Artikel Terkait
Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
OtomotifPebulutangkis jebolan PB Djarum itu mengaku performanya di lapangan tidak sesuai ekspektasi meski sudah melakukan persiapan matang. "Permainannya sangat di luar dugaan saya karena dari awal sepertinya saya sudah siap, tapi di lapangan tidak bisa sesuai dengan ekspektasi yang saya mau," ujarnya....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaKronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
OtomotifKasatlantas Polres Solok, Iptu Rido membenarkan peristiwa kecelakaan yang dialami oleh Ruseimy. Kecelakaan terjadi di dekat jalan menikung, di mana pengemudi diduga tidak dapat mengantisipasi kondisi tikungan tajam....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaFestival Balon Udara Solo Gagal Terbang Akibat Angin Kencang
OtomotifRibuan warga mengalami kemacetan parah akibat antusiasme menyaksikan festival balon udara di Alun-alun Utara Keraton. Sebanyak 18 balon telah disiapkan, namun hingga pukul 07....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Brasil di Piala Dunia 2026: Dilema Romantisme Neymar
- 99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
- SMAN 1 Sambas Juara Cerdas Cermat 4 Pilar MPR
- Polda Jateng Benarkan Pelaku Komentar Rasis Anak Perwira
- Napoli Ikuti Jejak AC Milan, Tunda Amankan Tiket Liga Champions
- Longsor Curug Subang, Dua Wisatawan Perempuan Ditemukan Tewas
Artikel Terbaru
Samsung Siap Rilis Galaxy Z Fold 8 dan Kacamata AI Juli 2026
Sertu MB Pelaku Pencabulan Bocah SD Akhirnya Tertangkap
Kisah Arsitek Morowali Kini Jadi Wakil Ketua DPRD
Mantan Kasat Narkoba Kubar Jalani Sidang Etik Hari Ini
Polisi Tokyo Tangkap Eks Bos MTU Jepang Kasus Rp170 Miliar
Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
Tautan Sahabat
- Murray Valley Tewaskan 2 Orang di Australia Akibat Virus Nyamuk
- Inggris Pasang Sistem Anti-Drone Baru di Jet Tempur Typhoon
- Trump Tunda Serang Iran Atas Permintaan Qatar, Saudi, UEA
- Konflik Israel-Palestina: Dua Wartawan Indonesia Diculik
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS
- Polisi Malaysia Tangkap 20 WNI Perempuan dalam Penggerebekan
- Trump Murka Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Peringatkan Konsekuensi
- WHO Nyatakan Wabah Ebola Darurat Internasional, 131 Tewas
- Pemalsuan Tes DNA Saga, Pengacara Desak Investigasi Independen
- Kecelakaan Kerja di Shiga Jepang Tertinggi, 13 WNI Jadi Korban