Lokasi: Pendidikan >>
SPMB Jabar 2026: Daftar SMA SMK Maung dan Bedanya
Pendidikan4 Dilihat
RingkasanSPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JABAR-2026-45345433.jpg)
SPMB Reguler dan SMA/SMK Maung sama-sama menjadi pintu masuk ke sekolah negeri, tetapi memiliki perbedaan dari sisi pendekatan seleksi dan karakter program yang ditawarkan. SPMB Reguler umumnya mengacu pada mekanisme penerimaan berbasis jalur standar seperti domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi dengan sistem kuota yang telah ditetapkan secara nasional. Sementara itu, SMA/SMK Maung merupakan skema khusus yang dikembangkan di Jawa Barat dengan penekanan pada penguatan karakter, kedisiplinan, serta pembinaan yang lebih intensif sesuai kebutuhan daerah.
Perbedaan ini membuat daftar sekolah yang masuk kategori SMA/SMK Maung menjadi perhatian tersendiri, karena tidak semua sekolah negeri otomatis masuk dalam program tersebut. SMA/SMK Maung merupakan sekolah dengan sistem pembinaan khusus, sehingga proses seleksinya tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan rekam jejak kedisiplinan serta prestasi siswa selama di sekolah sebelumnya. Kesiapan calon peserta didik untuk mengikuti pembinaan yang lebih intensif menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.
Peserta didik yang diterima di SMA/SMK Maung diharapkan memiliki komitmen tinggi terhadap dunia pendidikan, termasuk kesediaan untuk menaati aturan sekolah yang lebih ketat dan mengikuti program pembinaan karakter secara berkelanjutan. Pendaftaran calon murid baru sekolah Maung dilakukan melalui website resmi. Mengutip laman Disdik Jawa Barat, berikut daftar SMA dan SMK Maung dalam SPMB Jabar 2026.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fvxj1pgj6.html
Artikel Terkait
Program MBG Target Kurangi Ketimpangan Nutrisi Desa
PendidikanDr. H....
Baca SelengkapnyaPancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Pendidikandr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K mengungkapkan perubahan suhu drastis memengaruhi sistem imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri penyebab penyakit....
Baca SelengkapnyaPuan Khawatir Hantavirus Meluas, Minta Antisipasi Pemerintah
PendidikanPuan Maharani mendesak mitigasi dini terhadap Hantavirus mengingat potensi penyebarannya perlu diwaspadai. Ketua DPR RI itu meminta seluruh stakeholder tidak menganggap remeh ancaman virus tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (12/5/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Anton Cabut Pernyataan Pelaku TNI Usai Anak Ditembak
- PPTI Yakin Target TBC 2030 Tercapai Jika Semua Pihak Patuh
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Indonesia Masuk Enam Besar Dunia Kasus Zero Dose Imunisasi
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- Strategi TOSS Tekan TBC: Temukan, Obati, Sampai Sembuh
Artikel Terbaru
Ayu Azhari Lawan Normalisasi Kekerasan di Film Suamiku Lukaku
Kemenkes Temukan Hipertensi Meningkat pada Anak SMA
BPOM Awasi Rokok Elektrik Cegah Penyalahgunaan
Radiogenomics: Pendekatan Baru Deteksi Dini Penyakit di Indonesia
Anrez Adelio Jalani Tes DNA Buktikan Anak Icel
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Tautan Sahabat
- Cuaca Malang dan Batu Hari Ini Cerah Berawan hingga Hujan
- Plh Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Dirawat di RS
- Kronologi Wagub Sumbar Kecelakaan Tunggal di Solok
- Prakiraan Cuaca Sulsel Rabu, 20 Mei 2026: Mayoritas Hujan
- Mahasiswi Makassar Disekap Pria Kenalan dari Medsos
- Rico Waas Berobat ke Luar Negeri, Klaim Tak Pakai APBD
- Kasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
- Jokowi Blusukan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026
- Marinus Gea Minta Kanwil HAM Banten Lindungi Buruh
- Massa Demo Kaltim Desak Gubernur Mundur dan Kejati