Lokasi: Berita >>
Jalur Mandiri Undana 2026 Dibuka, Ini Syaratnya
Berita85 Dilihat
RingkasanUniversitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-nusa-cendana-undana.jpg)
Universitas Nusa Cendana (Undana) membuka pendaftaran Jalur Mandiri 2026 bagi lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat dan kelas Paket C tahun 2026, 2025, dan 2024 dengan usia maksimal 25 tahun. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi Undana. Setiap pendaftar dapat memilih paling banyak empat program studi.
Syarat usia maksimal 25 tahun menjadi batasan utama bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar. Lulusan dari tahun 2026, 2025, dan 2024 diperbolehkan mengikuti seleksi ini. Pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan akses bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah.
Informasi lebih lanjut mengenai Jalur Mandiri Undana 2026 dapat diakses melalui portal resmi universitas. Calon pendaftar disarankan untuk memeriksa persyaratan dan jadwal secara berkala agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ftuottkeb.html
Artikel Terkait
Toyota Pertimbangkan Jual Mobil PHEV Murah
BeritaToyota masih mempertimbangkan peluncuran mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di Indonesia. Bansar, perwakilan Toyota, menyatakan pihaknya perlu melihat kebutuhan konsumen terlebih dahulu sebelum menghadirkan teknologi tersebut....
【Berita】
Baca SelengkapnyaKesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
BeritaDokter Spesialis Bedah Saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr....
【Berita】
Baca Selengkapnya80% Kebutaan Usia 50+ Dipicu Katarak di Indonesia
BeritaKatarak menjadi salah satu penyebab utama gangguan penglihatan yang mempengaruhi kualitas hidup masyarakat Indonesia, dengan gejala seperti penglihatan buram, warna memudar, dan kesulitan berkendara di malam hari. Kementerian Kesehatan RI merujuk hasil survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) 2014–2016 yang dilakukan PERDAMI dan Badan Litbangkes di 15 provinsi untuk menunjukkan urgensi penanganan kondisi ini....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Toyota Setop Produksi Veloz Bensin Sejak Februari 2026
- WHO Tetapkan Darurat Ebola Global, Bandara Indonesia Siaga
- Virus Hanta Menular Lewat Kotoran Tikus, Waspadai Demam-Sesak
- Menkes: Tanpa Transformasi Digital, Layanan Kesehatan Bermutu Mustahil
- Sarwendah Unggah Momen Bareng Jordi Onsu Singgung Fitnah
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
Artikel Terbaru
Netflix Rilis Trailer dan 6 Lagu Night Shift for Cuties
9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
Tidur Lama tapi Ngantuk dan Ngorok? Waspada Gangguan Jantung
Mourinho Pindah dari Atas Lapangan ke Ruang Ganti Madrid
Yani Panigoro Peringatkan Bahaya TBC di Daerah Padat
Tautan Sahabat
- Prabowo Diminta Hidayat Lobi Trump Bebaskan 5 WNI
- Warna Hewan Kurban Paling Dianjurkan dalam Islam
- Lowongan Kerja Pamapersada Nusantara untuk Lulusan D4/S1
- Jurnalis Republika Kirim Video SOS Sebelum Ditangkap Israel
- PKS: Mogok Belanja Seminggu Lumpuhkan Ekonomi Nasional
- Pemerintah Kecam Video Sujud Paksa, Berjuang Bebaskan WNI
- Nadiem Dituntut 18 Tahun, Mahfud Serahkan Harapan ke Hakim
- MUI Minta Doakan Jemaah Haji saat Idul Adha 27 Mei
- Prabowo soal Dolar: Politisi Gerindra Sebut Motivasi untuk Desa
- Klaim JHT dan JKP Melonjak, PDIP Peringatkan Dana BPJS