Lokasi: Berita >>
Pendaftaran Prodi Apoteker UB Dibuka hingga 24 Juli 2026
Berita1346 Dilihat
RingkasanPendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-brawijaya-ub.jpg)
Pendaftaran program studi Sarjana Farmasi dibuka mulai 4 Mei 2026 hingga 24 Juli 2026. Pada periode ini, program studi hanya menerima calon mahasiswa yang merupakan lulusan Sarjana Farmasi dari seleksi bersifat terbuka dan kompetitif.
Seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan akademik, administratif, serta lulus tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Ketentuan ini berlaku untuk semua calon mahasiswa yang mendaftar pada periode tersebut.
Seleksi bersifat kompetitif dan terbuka bagi lulusan Sarjana Farmasi dari berbagai institusi. Calon mahasiswa harus memastikan kelengkapan dokumen dan memenuhi syarat yang ditentukan untuk dapat mengikuti proses seleksi.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ftg9wb8dd.html
Artikel Terkait
Bentrok Antarsuku di Wamena Tewaskan 13 Orang Akibat Lakalantas
BeritaBentrok antarsuku di Papua melibatkan Suku Yalimeek dengan korban luka mencapai 19 orang yang masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Konflik ini juga menyebabkan total 609 orang mengungsi berdasarkan catatan dari Polres setempat....
【Berita】
Baca SelengkapnyaPreeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
BeritaTekanan darah tinggi saat kehamilan atau preeklampsia menyebabkan lebih dari 70 ribu kematian ibu dan 500 ribu kematian janin setiap tahun di dunia. Tingginya risiko tersebut mendorong edukasi mengenai preeklampsia semakin penting, terutama bagi perempuan usia produktif....
【Berita】
Baca SelengkapnyaBPOM Temukan 22 Obat Herbal Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
BeritaBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) justru menemukan fakta sebaliknya melalui temuan terbaru, di mana sejumlah produk yang dijual sebagai obat herbal ternyata mengandung bahan kimia obat keras yang berbahaya bagi tubuh. BPOM menemukan 22 merek Obat Bahan Alam (OBA) yang terbukti mengandung bahan berbahaya, menjadi perhatian serius karena produk-produk tersebut beredar luas dengan klaim mampu memberikan hasil cepat atau efek "cespleng" yang sering dicari masyarakat....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Gurun Hujan Juicy Luicy Viral TikTok
- Siswa SD Lombok Meninggal Usai Aksi Freestyle, Bahaya Medis Terungkap
- WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
- Wabah Ebola, Kemenkes Larang Konsumsi Hewan Liar
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- Hoaks Media Sosial Picu Rendahnya Imunisasi Anak Aceh
Artikel Terbaru
Kunci Gitar Seketika Rizwan Fadilah RnBoyz Mahalini
PCOS Berganti Nama Jadi PMOS, Bukan Hanya Soal Kista
PHERINI Disetujui Tenaga Kesehatan untuk Ketiak Cerah
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Netflix Rilis Trailer dan 6 Lagu Night Shift for Cuties
Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
Tautan Sahabat
- 3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
- Polisi Ungkap Teror Pocong Tangsel Hanya Pengamen Cosplay
- Peredaran 100 Vape Etomidate di Tangerang Terbongkar
- Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
- Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Akibat Korsleting
- Polda Metro Gagalkan Peredaran Sabu 32 Kg Jaringan Malaysia
- Cekcok di Cibubur Berujung Penganiayaan dan Mobil Dirusak
- Penumpang Motor Tewas Terlindas Truk Kabur di Depok
- Kebakaran Tewaskan 22 Orang, Bos Terra Drone Bantah Lalai
- Penumpang Ditampar dan Ditendang di Angkot, Pelaku Didalami Gangguan Jiwa