Lokasi: Bisnis >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Bisnis191 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/foebewbfd.html
Artikel Terkait
Jepang Sorot Manipulasi AI Global dengan Situs Berita Palsu
BisnisKepulauan Senkaku yang dipersengketakan menjadi salah satu contoh sengketa wilayah yang dimanfaatkan dalam propaganda pro-China. Menurut para pengamat, perkembangan AI membuat operasi propaganda pada masa depan semakin sulit dikenali masyarakat umum....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaRupiah Tembus Rp17.500, Harga Pangan-Elektronik-Obat Melonjak
BisnisIbrahim mencontohkan, harga yang sudah pasti naik yaitu barang elektronik, obat-obatan, pupuk, serta komoditas pangan seperti kedelai hingga gandum. Terdapat komponen di pupuk yang masih impor yakni jenis NPK, Kalium (KCl), dan bahan baku fosfor....
【Bisnis】
Baca SelengkapnyaPedagang Tahu Kupat Manahan Bertahan di Tengah Sulitnya Ekonomi
BisnisTangan pria asal Sragen itu sibuk menata potongan tahu goreng, kupat, dan taburan kecambah ke dalam piring pelanggan di Warung Tahu Kupat Pak Har. Di balik kepulan kuah hangat dan ramainya pembeli, tersimpan cerita panjang tentang jatuh bangun mempertahankan hidup....
【Bisnis】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
- Purbaya Siap ke DPR Bahas Rupiah Loyo
- Prabowo Tinjau Kopdes Merah Putih, Bantah Saingi Alfamart
- Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi, Ini Faktornya
- Neymar Masuk Skuad Sementara Brasil Piala Dunia 2026
- Sengketa Hotel Sultan, Hamdan Zoelva Bicara Ambil Alih Bisnis
Artikel Terbaru
Miroslav Koubek Janjikan Lebih dari Sekadar Menang di Piala Dunia
Pernyataan Prabowo soal Dolar Dinilai Menyesatkan dan Menggelikan
Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Keuangan Wajib Transparan
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Rupiah Ambles ke Rp17.528 per Dolar AS akibat Kekhawatiran Perang
Tautan Sahabat
- Gempa 4,6 Guncang Sukabumi, Terasa Hingga Bandung Bogor
- Dosen UNU Blitar Lecehkan Belasan Mahasiswi
- Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Hujan Ringan Dominasi Rabu Ini
- Indri Wahyuni Juri LCC MPR Soroti Artikulasi, Harta Rp4 M
- Jahitan Tas Vita Angkat Martabat Perempuan Disabilitas Sukoharjo
- Keluarga Sebut Badut Pembunuh Mertua Eksploitasi Anak
- Prakiraan Cuaca Cirebon 18 Mei 2026: Siang Cerah Malam Hujan
- Prakiraan Cuaca Depok Besok: Pagi dan Malam Cerah
- Dendam Pemicu, Pelaku Pembakar Mobil Kades Hoho Ditangkap
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi