Lokasi: Properti >>
Cara Daftar Aplikasi SPMB Sumut Berkah 2026
Properti674 Dilihat
RingkasanPendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-SUMUT-2026-45W4EREWRWE.jpg)
Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMA/SMK di Sumatera Utara melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah Tahap I akan berlangsung pada 18-23 Mei 2026, sedangkan Tahap II dilaksanakan pada 10-16 Juni 2026. Orang tua atau wali dapat mendampingi calon siswa baru untuk melakukan registrasi melalui aplikasi tersebut. Melalui aplikasi ini, pengguna bisa memilih berbagai jalur masuk sesuai jenjang SMA/SMK dan melihat persyaratan yang dibutuhkan.
Mengutip laman resmi Disdik Sumut, berikut tutorial melakukan pendaftaran melalui aplikasi SPMB Sumut Berkah. Pertama, unduh dan buka aplikasi SPMB Sumut Berkah di ponsel, lalu pilih menu "Daftar" untuk membuat akun dengan mengisi data diri seperti nomor induk kependudukan dan nomor kartu keluarga. Setelah akun terverifikasi, calon siswa dapat login dan memilih jalur pendaftaran yang tersedia, seperti jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua, atau prestasi.
Selanjutnya, unggah dokumen persyaratan yang diminta, seperti scan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, dan Ijazah atau Surat Keterangan Lulus. Pastikan semua data terisi lengkap dan benar, kemudian klik "Kirim" untuk menyelesaikan pendaftaran. Sistem akan memberikan nomor pendaftaran sebagai bukti registrasi, dan pengumuman hasil seleksi dapat dipantau melalui aplikasi yang sama sesuai jadwal yang ditetapkan Disdik Sumut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fgive0kit.html
Artikel Terkait
Google Hapus 28 Aplikasi Klaim Bisa Lihat Riwayat WA
PropertiPerusahaan keamanan siber ESET menemukan sekelompok aplikasi penipuan bernama CallPhantom yang menjanjikan akses ke riwayat panggilan dan pesan palsu di ponsel. Temuan ini dilaporkan oleh PhoneArena pada 11 Mei 2026 setelah penelitian mendalam terhadap pola aplikasi tersebut....
【Properti】
Baca SelengkapnyaEkonomi Israel Minus 3,3 Persen Akibat Perang Lawan Iran
PropertiProduk domestik bruto (PDB) Israel mengalami kontraksi 3,3 persen secara tahunan pada kuartal pertama 2026, menurut data terbaru Biro Pusat Statistik Israel. Angka tersebut menandai kemunduran ekonomi pertama Israel setelah sebelumnya sempat diperkirakan akan mengalami pemulihan kuat pascaperang Gaza....
【Properti】
Baca SelengkapnyaJurnalis Indonesia Ditangkap Israel, Sempat Kirim SOS
PropertiBambang dan Aisyah dikabarkan sempat mengirimkan sinyal SOS sebelum kontak terputus total pada Senin (18/5/2026). Rombongan Indonesia terdiri dari sembilan WNI yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI)....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Mojtaba Khamenei Cedera di Awal Perang, Sempat Dirawat
- Senator Filipina Kabur ke Senat Usai Surat Penangkapan ICC
- Israel Sita 40 Kapal Global Sumud Flotilla, 300 Aktivis Ditahan
- Pembekalan LPDP untuk TNI: Relevan bagi Akademik?
- Mesir Perkuat Pertahanan Udara Arab Saudi, UEA, Kuwait
- Putin Segera Kunjungi China Setelah Trump
Artikel Terbaru
Megawati Hangestri Samar di Deretan Pemain Asing Liga Voli Korea
BMW dan Toyota Uji Masa Depan Hidrogen di Jerman-Jepang
PM Jepang Pertimbang Anggaran Tambahan 3 Triliun Yen
Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
5.000 WNI Bekerja di Perusahaan Konstruksi Chitose, Hokkaido
Tautan Sahabat
- Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun, Melonjak 87 Persen
- Double Decker Hunian Baru Solusi Lahan Sempit Jakarta
- Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Dorong Transformasi Digital
- Pedagang Jaksel Ogah Jual Minyakita karena Mahal dan Langka
- PaDi Dioptimalkan, BUMN Perkebunan Perkuat Ekosistem UMKM
- Gus Lilur Dorong Transformasi Rokok Ilegal dan KEK Tembakau Madura
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- Rupiah Ambrol, Dolar AS Tembus Rp17.750 di Money Changer
- Susukan Menangi Desa BRILiaN BRI dengan Ekonomi Cetuk
- Aset OK Bank Tembus Rp13,42 Triliun, Laba Bersih Naik 3 Kali Lipat