Lokasi: Berita >>
Mahasiswa Internasional UNAND Melonjak, Capai 1.590 Orang
Berita929 Dilihat
RingkasanSebanyak 1. 590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-andalas-unand-iu.jpg)
Sebanyak 1.590 calon mahasiswa asing tercatat mengikuti proses seleksi penerimaan di Indonesia. Para pendaftar berasal dari berbagai negara di Asia, Afrika, hingga kawasan lainnya.
Pendaftar terbanyak berasal dari Nigeria sebanyak 255 orang, disusul Afghanistan sebanyak 236 orang, dan Yaman sebanyak 126 orang. Selain itu, terdapat pula pendaftar dari Sudan, Bangladesh, Timor Leste, Gambia, Madagaskar, Rwanda, Ethiopia, Malawi, Mesir, India, Thailand, Tanzania, Sudan Selatan, Ghana, hingga Sierra Leone.
Proses seleksi dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas calon mahasiswa yang diterima. Dari total 1.590 pendaftar, sebanyak 97 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan saat ini tengah mengikuti tahap wawancara. "Mahasiswa internasional membawa perspektif, budaya, dan pengalaman yang beragam. Kehadiran mereka akan memperkaya proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring global," demikian pernyataan resmi dari pihak penyelenggara.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/ffptyken0.html
Sebelumnya: Polisi Jepang Tangkap Mahasiswi RI Buang Jenazah Bayi
Berikutnya: Messi Kalahkan Tagihan Gaji 28 Klub MLS
Artikel Terkait
Digiland Run 2026 Hadirkan Half Marathon 21K Ramah Lingkungan
BeritaDigiland Run 2026 resmi meraih sertifikasi World Athletics Label dan membuka tiga kategori lomba, yaitu 5K, 10K, serta kategori lainnya. Mengusung tema "The RaceVolution", event ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga membawa semangat perubahan dalam memaknai olahraga lari....
【Berita】
Baca SelengkapnyaHipertensi dan Jantung Kini Ancaman Usia 20-30 Tahun
BeritaPeningkatan kasus penyakit jantung pada anak muda menjadi alarm serius bagi Indonesia. Para ahli medis mengungkapkan lonjakan ini berkaitan erat dengan buruknya pola hidup masyarakat modern saat ini....
【Berita】
Baca SelengkapnyaWHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
BeritaWabah virus Hanta yang langka dan mematikan terjadi di sebuah kapal pesiar yang berlayar melintasi Atlantik Selatan, memicu respons darurat kesehatan global yang melibatkan 12 negara. Laporan dari The Times of India pada Selasa (12/5/2026) menyebutkan wabah bermula dari beberapa penumpang yang mengalami demam dan gangguan pernapasan selama pelayaran, namun kondisi sejumlah pasien memburuk dengan cepat hingga menyebabkan kematian....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- iOS 27 Hadirkan Fitur AI Canggih untuk Kamera
- El Nino Picu Kebakaran Hutan, Asap Ancam Anak Pneumonia
- Kemenkes Pastikan Infrastruktur Kesehatan Siap Lawan Hantavirus
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- Ubed Tersingkir di Thailand Open 2026 karena Ragu di Awal Laga
- Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Artikel Terbaru
Kunci Gitar 8 Letters Why Don't We Viral TikTok
Studi: 60% Anak Muda Urban Pilih Swadiagnosis Saat Sakit
Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
Kemenkes Siaga Hantavirus, Siapkan Ribuan Tempat Tidur dan PCR
Kunlavut dan Chen Yufei incar back to back Thailand Open
Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
Tautan Sahabat
- ICC Ancam Tangkap Menkeu Israel atas Dugaan Apartheid
- Rusia Tuduh Ukraina Siapkan Serangan Drone dari Baltik
- Pengadilan Houthi Yaman Hukum Mati 19 Terkait Koalisi Saudi
- Iran Kirim Pesan Keras ke AS di BRICS: Siap Perang dan Diplomasi
- China Ungguli AS dalam Jumlah Mitra Dagang Global
- Dubes Kuba Paparkan Dampak Tekanan AS ke Megawati
- Gencatan Senjata Diperpanjang, Israel dan Hezbollah Saling Serang
- Pemerintah Minta Bantuan BoP Bebaskan 9 WNI Ditahan Israel
- Trump Tolak Proposal Damai AS-Iran, Sebut Dokumen Sampah
- Xi Jinping Sambut Putin, Rusia-China Makin Erat