Lokasi: Kuliner >>
Kemenag Buka Beasiswa Double Degree Inggris 2026
Kuliner372 Dilihat
RingkasanKementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Beasiswa-BIB-Kemenag-2026.jpg)
Kementerian Agama (Kemenag) melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) memperluas program Master Double Degree dengan SOAS University of London pada tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag 2026 yang sebelumnya telah berjalan, dan kini melibatkan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta serta UIN Alauddin Makassar sebagai mitra kerja sama internasional.
Kepala Puspenma Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan bahwa perluasan kerja sama ini mencerminkan komitmen strategis terhadap kolaborasi internasional dan pengembangan kepemimpinan di sektor pendidikan tinggi keagamaan Indonesia. "Ini mendukung pengembangan cendekiawan dan profesional yang terhubung secara global," ungkap Ruchman. Siti Maria Ulfa, selaku Ketua Tim Beasiswa Pendidikan Tinggi Keagamaan PUSPENMA, menambahkan bahwa program ini diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang ingin meraih pengalaman akademik internasional dan berkontribusi pada pengembangan pendidikan di Indonesia.
Pendaftar program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kemenag harus memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk memiliki sertifikat tes ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang diterbitkan lembaga resmi. Program ini dibuka mulai 1 April 2026 hingga 31 Mei 2026, dan informasi lengkap mengenai beasiswa dapat diakses melalui website resmi Kemenag.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fe7mg0uf2.html
Artikel Terkait
Terjemahan Lirik All Too Well Taylor Swift: Lost in Translation
KulinerLagu All Too Well menjadi bagian dari album studio keempat Taylor Swift yang bertajuk Red. Big Machine Records merilis album tersebut pada 22 Oktober 2012....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaMahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
KulinerSebanyak 380. 424 tindak kejahatan tercatat di Indonesia sepanjang tahun 2025 berdasarkan data Kepolisian Republik Indonesia....
【Kuliner】
Baca SelengkapnyaAHY Puji Kepemimpinan Agung Nugroho di Demokrat Riau
KulinerAHY menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Agung dalam sambutannya, menilai perjalanan politik dari bawah hingga menjadi Ketua DPD Demokrat Riau dan Wali Kota Pekanbaru sebagai bukti kepercayaan masyarakat dan partai. "Jika hari ini Bung Agung kembali didaulat menjadi Ketua DPD Demokrat Riau, saya tentu senang....
【Kuliner】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Persaingan Men Elite Indonesian Downhill 2026 Diprediksi Panas
- ART Tersangka Kematian Bocah 11 Tahun Akibat Pengobatan Mistik
- MPR Evaluasi Sistem Penjurian Lomba Empat Pilar Kalbar
- Prakiraan Cuaca Ternate 18 Mei 2026: Hujan Ringan
- China vs AS: Perbandingan Mitra Dagang Terbanyak
- Waspada Cuaca Ekstrem: Jatim Hujan Sangat Lebat Besok
Artikel Terbaru
Seo Seung-jae Pulangkan Ubed di Thailand Open 2026
Polwan Maluku Digerebek, Propam Usut Dugaan Selingkuh
Prakiraan Cuaca Banyumas: Seluruh Wilayah Hujan Ringan
Dishub Palembang Razia: Pecat dan Potong Gaji 1 Tahun
Kunci Gitar Stevan Pasaribu: Lama Tak Bermalam Minggu
Mike Tyson, Sapi 1,05 Ton Bantuan Prabowo untuk Tarakan
Tautan Sahabat
- Preeklampsia Ancaman Serius Ibu Hamil, Deteksi Dini Penting
- 1,2 Juta Anak Alami Wasting, GTM dan Picky Eater Disorot
- Serat Kunci Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes
- DPR Minta Pemerintah Perkuat Mitigasi Puncak Haji
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- Kesemutan Bukan Karena Duduk Lama, Waspadai Tanda Bahaya
- Food Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
- Pakar Ungkap Kerusakan Lingkungan Akibat Wabah Ebola
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli
- WHO: Hantavirus Berbeda dari Covid-19, Jangan Panik