Lokasi: Berita >>
SPMB Jakarta 2026: Jalur Prestasi, Afirmasi, Domisili, Mutasi
Berita95433 Dilihat
RingkasanSPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SPMB-JAKARTA-2026-3453453434W.jpg)
SPMB Jakarta 2026 untuk jenjang SMP mewajibkan setiap calon murid baru memenuhi persyaratan sesuai jalur masuk yang dipilih. Kuota Jalur Afirmasi mencapai 20 persen dari daya tampung, termasuk kuota penyandang disabilitas sebanyak 2 murid per rombongan belajar. Sementara itu, kuota pada Jalur Domisili ditetapkan sebesar 50 persen dari daya tampung.
Dalam hal jumlah CMB yang mendaftar melalui Jalur Domisili melebihi daya tampung, maka seleksi dilakukan dengan urutan langkah yang telah ditentukan. Apabila kuota Jalur Domisili tidak terpenuhi, sisa kuota tersebut akan dilimpahkan ke dalam PMB Tahap Kedua. Prosedur ini memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan adil bagi seluruh peserta.
Selain itu, kuota Jalur Mutasi ditetapkan sebesar 3 persen dari daya tampung. Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tahapan seleksi SPMB Jakarta 2026 dapat diakses melalui kanal resmi PPDB DKI Jakarta.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fdoidpsy2.html
Artikel Terkait
Israel Bangun Basis Militer Rahasia di Gurun Irak
BeritaFasilitas militer rahasia di Suriah yang disebut telah beroperasi sejak lama sebelum konflik besar antara Amerika Serikat dan Iran memicu kemarahan sejumlah pejabat keamanan. Laporan dari The New York Times mengungkap keberadaan pangkalan tersebut setelah seorang warga sipil bernama Awad ditemukan tewas secara misterius....
【Berita】
Baca SelengkapnyaFood Noise Pemicu Obesitas, Pikiran Obsesif Ingin Makan
BeritaOrganisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai asosiasi kesehatan global telah menyatakan obesitas sebagai penyakit kronis. Dokter Iflan mendefinisikan food noise sebagai pikiran obsesif tentang makanan yang mendorong seseorang ingin terus makan, bahkan saat tubuh tidak membutuhkan asupan....
【Berita】
Baca SelengkapnyaLansia Diabetes Wajib Aktif Cegah Luka Busuk
Beritadr Agus mengungkapkan kebiasaan kurang gerak pada lansia justru bisa memicu masalah serius seperti kekakuan otot dan sendi. Hal ini disampaikannya dalam Healthy Talk di kanal YouTube Tribun Health pada Senin (18/5/2026)....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Raim Laode Rilis Kunci Gitar Babak Terakhir
- Diet Suntik Tak Hanya Hilangkan Lemak, Otot Juga Terbakar
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Peralta Bawa Borneo FC Kalahkan Bali United 3-2
- 9 Gejala Monkey Malaria Sering Disangka Flu Biasa
Artikel Terbaru
Kode Redeem FF 19 Mei 2026: Dapat 20 Diamond Gratis
WHO Peringatkan 12 Negara soal Virus Hanta di Kapal Pesiar
WNA di Jakarta Kontak Erat dengan Pasien Hantavirus
Waspada Stroke saat Tubuh Tiba-tiba Limbung dan Sempoyongan
Gol Akhir Julio Cesar Bawa Persib Kalahkan PSM
Durasi Karantina Hantavirus: Ini Penjelasan Lengkap
Tautan Sahabat
- Putin dan Xi Sepakat Lawan Segala Bentuk Bullying
- Trump: AS Hentikan Perang Iran, Cegah Senjata Nuklir
- Menlu Sugiono Bercanda Sulit Formal dengan Menlu Singapura
- Menteri Israel Ejek Aktivis Freedom Flotilla Tuai Kecaman.
- Skandal Rekaman Ilegal TEPCO 11 Tahun di Pengadilan Jepang
- Menlu Singapura Dukung RI Hadapi Krisis Energi
- Inggris Borong Obat Avigan dari Jepang Antisipasi Hantavirus
- Tentara Israel Tangkap Dua WNI di Kapal Misi Kemanusiaan
- AS Siapkan Operasi Sledgehammer, Ancaman Perang Iran Menguat
- Iran Ancam Jadikan Teluk Oman Kuburan Kapal AS