Lokasi: Teknologi >>
Kunci Jawaban PJOK Kelas 4 Halaman 155 Kurikulum Merdeka
Teknologi143 Dilihat
RingkasanSebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SISWA-SD-BELAJAR-10.jpg)
Sebuah soal latihan mengukur denyut nadi menguji kemampuan siswa dalam mengisi bagian yang hilang dengan kata yang tepat. Andika Suhendar merasa lemas setelah denyut nadinya terhitung 55 kali per menit. Dari data tersebut, guru menyimpulkan kondisi kebugaran Andika sedang tidak baik dan menyarankannya untuk beristirahat. Dalam kondisi bugar, Andika dikenal sebagai anak periang yang suka bergaul dan aktif dalam aktivitas fisik seperti pelajaran olahraga.
Soal tersebut merupakan bagian dari latihan mengisi titik-titik dalam paragraf dengan isian kata yang sesuai dari kotak jawaban. Data denyut nadi Andika yang rendah menunjukkan kebugarannya sedang menurun, sehingga ia perlu pemulihan. Aktivitas fisik yang biasanya dilakukan Andika saat sehat mencakup interaksi sosial dan partisipasi dalam pelajaran olahraga.
Latihan ini mengajarkan siswa untuk menghubungkan data medis sederhana dengan kondisi kebugaran seseorang. Hasil pengukuran denyut nadi Andika menjadi indikator utama dalam menentukan saran istirahat dari guru. Pemahaman tentang denyut nadi normal dan faktor yang memengaruhinya penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/fa9m1fox5.html
Artikel Terkait
3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
TeknologiSetelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Garuda belum pernah tampil di putaran final Piala Dunia, dan penantian panjang itu kembali berlanjut di edisi 2026 mendatang setelah langkah Timnas Indonesia terhenti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Meskipun Indonesia belum mendapatkan kesempatan bersaing di level dunia, sepak bola tanah air tidak asing dengan para pemain bintang kelas global....
Baca SelengkapnyaTiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
TeknologiPolisi menangkap tiga pelaku sindikat penjambretan ponsel yang terjadi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng. Dua pelaku utama berinisial Y dan F diamankan di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara pada Rabu (22/4/2026)....
Baca SelengkapnyaTiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
TeknologiPolisi menangkap tiga pelaku sindikat penjambretan ponsel yang terjadi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng. Dua pelaku utama berinisial Y dan F diamankan di kawasan Rawa Badak, Jakarta Utara pada Rabu (22/4/2026)....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Pre-Order MacBook Neo Indonesia Dibuka 15 Mei 2026
- Polisi Beberkan Alur Distribusi Ekspor Ilegal Motor Jaksel
- Pria Tanpa Identitas Tewas Tertabrak KRL di Lenteng Agung
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Menlu Singapura dan Sugiono Bahas Krisis Energi di Jakarta
- Penumpang KRL Nyeri Tulang Usai Terjatuh ke Rel Manggarai
Artikel Terbaru
Leo/Daniel Selamatkan Indonesia, Denmark Juara Thailand Open 2026
Toyota Avanza Terbakar di Tol Jagorawi Diduga Korsleting
Pramono Sebut Ketimpangan Kaya-Miskin Masalah Utama Jakarta
Polisi Selidiki Child Grooming, Yayasan Nonaktifkan Kepsek
OpenAI Hadirkan Fitur Keuangan Pribadi di ChatGPT
Polisi Usut Aliran Dana Sindikat Judi Hayam Wuruk
Tautan Sahabat
- Ahmad Dhani Sebut Laporan Lita Gading Naik Sidik
- Sinopsis 402 Rumah Sakit Angker, Tayang 9 Juli 2026
- Pengacara Bantah Sarwendah Pesugihan di Gunung Kawi
- Afgan Cedera Pita Suara Akibat Terlalu Banyak Job
- Aldi Taher Minta Maaf Pada Dewi Perssik Usai Singgung Anak
- Ahmad Dhani Singgung Maia Estianty Soal Tudingan KDRT 20 Tahun
- Ogah Pisah, Eza Gionino Curiga Ada Pihak Pengaruhi Eca Banding
- Fiersa Besari Minta Snack dan Buah untuk Riders Konser
- Calvin Dores Jual Mata Demi Masa Depan Anak
- Keluarga Khawatir Mental Ammar Zoni di Nusakambangan