Lokasi: Otomotif >>
Unesa Buka Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka 2026
Otomotif82346 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-surabaya-unesa-x.jpg)
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka Jalur Mandiri Prestasi bagi siswa yang pernah menjadi pengurus OSIS dan/atau dewan ambalan selama di bangku SMA/MA/SMK/Paket C. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dengan biaya Rp300 ribu untuk satu pilihan program studi dan Rp400 ribu untuk dua pilihan program studi. Khusus untuk program studi S1 Kedokteran, biaya pendaftaran sebesar Rp750 ribu.
Persyaratan utama mencakup keaktifan sebagai pengurus inti atau anggota dewan ambalan yang dibuktikan dengan surat keterangan dari sekolah. Tata cara pendaftaran dimulai dengan mengisi formulir daring, mengunggah dokumen pendukung, dan melakukan pembayaran sesuai program studi yang dipilih. Jadwal seleksi Jalur Mandiri Prestasi OSIS dan Pramuka Unesa 2026 telah ditetapkan dengan tahapan verifikasi berkas dan pengumuman hasil.
Informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tata cara, dan persyaratan lengkap dapat diakses melalui portal resmi Unesa. Calon mahasiswa diimbau untuk mempersiapkan dokumen seperti rapor, sertifikat prestasi, dan surat rekomendasi sekolah sebelum mendaftar. Jalur ini menjadi alternatif bagi siswa berprestasi di bidang organisasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Unesa.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f9yb96f1f.html
Artikel Terkait
RI Kecam Mandulnya Dewan Keamanan PBB
OtomotifIndonesia melontarkan kritik tajam terhadap sistem multilateral global yang dinilai lumpuh dan tidak lagi efektif karena negara-negara berpengaruh justru melanggar aturan yang mereka buat sendiri. Kritik keras ini disampaikan Staf Khusus Menteri Luar Negeri RI untuk Penguatan Kebijakan Isu Multilateral, Tri Tharyat, dalam forum Pertemuan Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India, pada Jumat (15/5/2026)....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaEza Gionino Akui Canggung Bertemu Meiza Usai Pisah
OtomotifMeiza resmi menggugat cerai Eza di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, pada 3 September 2025. "Jadi gini, mau bagaimanapun parenting itu sangat penting ya," lanjutnya....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaSarwendah Dituding Ritual di Gunung Kawi, Kuasa Hukum Bicara
OtomotifSarwendah membantah keras tuduhan dirinya melakukan ritual di sebuah lokasi yang disebut oleh seorang pria mengaku juru kunci dalam video viral di X. Kekasih Giorgio Antonio itu awalnya enggan menanggapi isu miring tersebut....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kapal Selam Nuklir AS Tiba di Gibraltar Usai Trump Tolak Iran
- The Scarecrow Raih Rating Tinggi Berkat Park Hae Soo-Lee Hee Joon
- Alyssa Daguise Kesakitan Melahirkan, Al Ghazali Bicara Trauma
- Inara Rusli Doakan Perfexio Jadi Anak Soleh
- Kunci Gitar Hatchu Salma Salsabil: Terbangun Siapkan Kopi
- Bastian Steel Targetkan Nikahi Sitha Marino Tahun Depan
Artikel Terbaru
Enzo Maresca Sah Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Komisi III DPR Nilai Laporan Erin Tak Tepat
Pinkan Mambo Bantah Cari Panggung Lewat Isu Cerai
Erin Eks Andre Taulany Minta Temui Rieke soal Kasus ART
Kunci Gitar Aku Cinta Kau dan Dia Ahmad Band
Baruna Elpamas Meriahkan Konser Mahabbah Allah Pakem 9
Tautan Sahabat
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Bekas
- Toyota Agya Club Manado Tempuh 3.027 Km ke GR DAY 2026
- Enam Karoseri Pamer Bus Double Decker, Listrik, Sleeper
- BYD Pastikan Pabrik Rp11,7 Triliun di Subang Beroperasi 2024
- IBC Sebut Mobil Nasional Wujud Hilirisasi EV End to End
- PEVS 2026 Siap Tampilkan Teknologi EV dan Kendaraan Masa Depan
- Toyota Respons Insentif EV: Positif, Jangan Fokus Satu Teknologi
- Inverse 2026 Satukan Pecinta Otomotif dan Industri Kreatif
- DSS Motor Bertransformasi Jadi Mobix Perkuat Ekosistem Mobil Bekas
- 5 Situasi Darurat yang Wajib Pakai Towing