Lokasi: Kesehatan >>
Unair Buka Jalur Mandiri UTBK Plus 2026, Cek Syarat
Kesehatan749 Dilihat
RingkasanJalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-airlangga-unair.jpg)
Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menggunakan nilai UTBK-SNBT 2026 dan hasil tes mata pelajaran sesuai program studi pilihan. Tes mata pelajaran dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) di kampus Universitas Airlangga Surabaya. Pendaftar jalur mandiri ini wajib memiliki nilai UTBK-SNBT 2026.
Pendaftaran Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 dibuka mulai 11 Mei hingga 8 Juni 2026. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman pendaftaran.unair.ac.id. Sebelum mengisi formulir pendaftaran online, calon pendaftar diwajibkan memiliki akun pendaftaran yang akan digunakan sebagai login ke dalam Sistem Pendaftaran Online Universitas Airlangga.
Simak persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal seleksi Jalur Mandiri UTBK Plus Unair 2026 selengkapnya di bawah ini. Informasi lebih detail mengenai prosedur dan ketentuan dapat diakses melalui portal resmi universitas.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f8cf3mykr.html
Sebelumnya: Real Madrid Incar Gelandang Incaran Pep Guardiola
Berikutnya: Kuba Borong 300 Drone dari Rusia dan Iran
Artikel Terkait
Arab Saudi Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Pertama Kali
KesehatanArab Saudi melancarkan serangan rudal dan drone ke Iran pada akhir Maret 2026 sebagai aksi balasan setelah kerajaan itu berulang kali menjadi sasaran serangan selama konflik Timur Tengah yang lebih luas. Informasi tersebut diungkap dua pejabat Barat dan dua pejabat Iran kepada media, menandai operasi militer langsung pertama kalinya oleh Riyadh terhadap Teheran....
Baca SelengkapnyaAwal Mula Kasus Pencabulan Santri Ponorogo Terbongkar
KesehatanKasus pencabulan kembali terjadi di lingkungan pondok pesantren di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Pimpinan ponpes di Kecamatan Jambon berinisial JYD telah ditetapkan sebagai tersangka pencabulan terhadap santri dan saat ini ditahan di Rutan Kelas IIB Ponorogo....
Baca SelengkapnyaKasus Daycare Little Aresha: Hakim dan Dosen Diperiksa
KesehatanPolisi mengungkapkan kemungkinan penambahan tersangka dalam kasus kekerasan terhadap anak di Yayasan RIL. Kasatreskrim menyatakan bahwa ekspose kasus telah dipaparkan di hadapan anggota kejaksaan setempat untuk merumuskan pokok materi hukum....
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Kontroversi Kunjungan Netanyahu ke UEA dan Pebisnis China Zhou Qunfei
- Ledakan di Gereja Intan Jaya Lukai Empat Warga
- Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
- Mahasiswi Unpad Ditodong Dilindas, Korban Selamat Teriak
- Spotify Kembalikan Logo Lama Setelah Banjir Kritik
- Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
Artikel Terbaru
Bhayangkara Presisi ke Final AVC Champions 2026
Kasat Resnarkoba Polres Kukar Tersangka Peredaran Etomidate
Patricia Telepon Keluarga dan Share Lokasi Sebelum Tewas Terjebak Api
BMKG: Waspada Hujan Petir Guyur Pekanbaru 14 Mei 2026
Veda Pratama Finis P4 di Moto3 Prancis 2026
Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Tautan Sahabat
- Anak Muda 19-34 Tahun Terjerat Pinjol, Diminta Rutin Investasi
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- RI Dorong Jadi Hub Storage Minyak ASEAN
- Kementerian ESDM Tanggapi WN Tiongkok di Tambang Emas Ilegal Sangihe
- DPR Desak BI Optimalkan Devisa Ekspor Demi Rupiah
- Rupiah Ditutup Melemah Rp17.703, Sulit Menguat
- Gojek Hapus Goride Hemat, Tarif Naik Mulai Besok
- Melestarikan Wastra Nusantara Lewat Tas Etnik Perempuan
- Generasi Muda Didorong Berkiprah di Industri Sawit
- Rupiah Tembus Rp17.500 meski Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen