Lokasi: Berita >>
Desa Kemudo Klaten Raih Penghargaan Ekonomi Hijau BRILiaN
Berita83 Dilihat
RingkasanDesa Kemudo berhasil mengelola lima unit usaha berbasis sosial yang memberdayakan masyarakat setempat. Limbah yang sudah dipilah kemudian disalurkan ke pihak ketiga untuk diolah kembali....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Asa-Desa-Kemudo-Klaten-Hidupkan-Ekonomi-Hijau-Berbuah-Manis-Raih-Penghargaan-Desa-BRILiaN-3.jpg)
Desa Kemudo berhasil mengelola lima unit usaha berbasis sosial yang memberdayakan masyarakat setempat. Limbah yang sudah dipilah kemudian disalurkan ke pihak ketiga untuk diolah kembali. Unit usaha kedua berupa pengolahan limbah kayu palet bekas peti pengemasan menjadi berbagai produk mebel.
Desa tersebut memiliki Sarana Agri Mandiri, usaha yang bergerak di bidang pertanian, serta Kamajaya Mart, toko modern penyedia berbagai kebutuhan warga hingga layanan perbankan melalui Agen Terakhir. Selain itu, Desa Kemudo mendirikan fasilitas Penyelenggaraan Tempat Pengolahan Sampah dengan misi utama mengurangi jumlah sampah yang akan dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dalam sebulan, sampah seberat 25 ton mampu diolah dan dipilah.
Kelima unit usaha tersebut dijalankan oleh 30 orang karyawan dengan berbagai latar belakang, yang hampir semuanya berasal dari Desa Kemudo. Penanggung Jawab Sarana Makmur, Sisyanto, mengaku bangga dipercaya mengelola bisnis palet milik desa tersebut.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/news/342c899649.html
Artikel Terkait
Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
BeritaSeorang wanita paruh baya mendatangi Oni dengan wajah bingung dan mata tertuju pada layar ponsel yang menampilkan pesan WhatsApp. Wanita itu menyampaikan niatnya untuk mentransfer uang hingga jutaan rupiah kepada seseorang yang tidak dikenal....
【Berita】
Baca SelengkapnyaART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
BeritaSeorang korban berinisial AA, warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, meninggal dunia pada Rabu malam (13/5/2026) setelah menjalani praktik mistis yang ditawarkan oleh pelaku. Awalnya korban mengalami sakit, dan pelaku mengaku bisa menyembuhkan melalui metode mistis, namun praktik tersebut justru berujung pada kematian korban....
【Berita】
Baca SelengkapnyaSekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
BeritaSepanjang 2025, Komnas Perempuan mencatat 376. 529 kasus kekerasan terhadap perempuan dengan kekerasan seksual mendominasi 37,51 persen atau sekitar 22....
【Berita】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Ashanty dan Anang Berangkat Haji, Dapat Pesan Aurel-Atta
- Kecelakaan Lalu Lintas Picu Konflik Wamena, Warga Mengungsi
- Prakiraan Cuaca Bangka Belitung: Belitung Timur Berawan
- Kasat Narkoba Kukar dan Brigadir Sniper Terjerat Narkoba
- Como Siap Gebrak Eropa, Incar Kemenangan di Kandang
- Ayah di Bandung Sekap Anak dan Ancam Bakar Rumah
Artikel Terbaru
Pemerintah Targetkan Desa Bebas Pinjol Lewat Koperasi Merah Putih
Plh Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Dirawat di RS
99 Persen Wilayah Terdampak Bencana Bersih Lumpur
Petahana Ketum PBNU dan Kiai Imjaz Bertemu di PMKNU Cirebon
Rieke Diah Pitaloka Kritik Perlindungan Korban Kasus ART
Prakiraan Cuaca Yogyakarta Jumat 15 Mei 2026: Hujan Ringan
Tautan Sahabat
- Polri Buru Pendana dan Penyewa Gedung Sindikat Judol Jakbar
- Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming di SMK Letris
- Tiga WNA Jadi Korban Jambret di Jakarta Pusat dalam Sebulan
- Polisi Selidiki Pencuri Motor Bersenpi di Duren Sawit
- Polda Metro Dalami Prostitusi Anak, Minta Warga Lapor
- 3 Insiden Penyerangan Usai Persija Vs Persib, Pemain Terluka
- Libur Panjang, 10 Ribu Pengunjung Padati TMII Kamis Siang
- Ditpolairud Tangkap dan Lepas Liarkan 180 Ikan Napoleon
- Ibadah Kenaikan Yesus di GPIB Immanuel, Jemaat Kagumi Cagar Budaya
- Model Dibegal di Tol Kebon Jeruk, Kritis