Lokasi: Properti >>
Verifikasi Rapor SPMB Jatim 2026 Dibuka Hari Ini
Properti9 Dilihat
RingkasanProgram Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tata-Cara-Verifikasi-Rapor-SPMB-Jatim-2026.jpg)
Program Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk lulusan SMP/MTs sederajat yang ingin melanjutkan ke SMA dan SMK negeri di Jawa Timur tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai dengan tahap verifikasi nilai rapor oleh calon murid baru pada 18 Mei 2026. Verifikasi nilai rapor ini berlangsung hingga 21 Mei 2026 melalui laman resmi, di mana nilai rapor semester 1 hingga semester 5 menjadi dasar seleksi pada beberapa jalur penerimaan.
Pendaftaran dibagi dalam empat tahap utama secara daring. Tahap pertama untuk Jalur Domisili SMA/SMK dibuka pada 11-12 Juni 2026. Tahap kedua diperuntukkan bagi Jalur Afirmasi, Jalur Mutasi Orang Tua/Wali, dan Jalur Prestasi Hasil Lomba SMA/SMK pada 17-18 Juni 2026. Tahap ketiga khusus Jalur Nilai Prestasi Akademik SMA pada 24-25 Juni 2026, sedangkan Tahap keempat untuk Jalur Nilai Prestasi Akademik SMK pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi. Verifikasi rapor menjadi perhatian penting bagi calon peserta didik karena kesalahan data nilai dapat memengaruhi proses seleksi nantinya.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f7ga3nf66.html
Artikel Terkait
Pemain Persib Selamat, Kini Bersiap Angkat Piala
PropertiSituasi stadion memanas sesaat setelah Persib memastikan keunggulan 1-2 atas tuan rumah melalui gol telat Julio Cesar pada masa injury time. Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang, sejumlah suporter tuan rumah terlihat menyalakan flare di tribun....
【Properti】
Baca SelengkapnyaSekuriti Cabuli ART di Rumah Bupati Konsel Saat Jaga
PropertiSepanjang 2025, Komnas Perempuan mencatat 376. 529 kasus kekerasan terhadap perempuan dengan kekerasan seksual mendominasi 37,51 persen atau sekitar 22....
【Properti】
Baca SelengkapnyaKPK Geledah Kantor Kadinkes Ponorogo, Harta Rp3,9 M Terungkap
PropertiKPK menggerebek kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo dalam pengembangan kasus yang menjerat Bupati Ponorogo nonaktif. Proses penggeledahan dijaga ketat polisi dengan senjata laras panjang, dan tim menyisir ruangan kantor Dinkes Ponorogo....
【Properti】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- Lille Finis Peringkat 3, Calvin Verdonk Tampil di Liga Champions
- Warung Bakso Klaten Tarik Biaya AC Rp3.000 per Orang
- Polisi Ekshumasi Jenazah Bocah Korban Ibu Tiri di Siak
- Polwan Digerebek Berduaan, Polda Maluku Selidiki Kasus
- Siklus 9 Tahun Trump-Xi: Mesra KTT, Perang Tarif Kemudian
- Satpam Surabaya Tewas Dibunuh Rekan Kerja
Artikel Terbaru
Kevin Diks Cetak Gol Penalti, Klub Jerman Nyaris Degradasi
Oknum Anggota DPRD Temanggung Aniaya Wanita di Karaoke
Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal
Anak Perwira Polisi Pembuat Lomba Rasis Rp100 Ribu
Marc Marquez Menangis, Luka Mandalika Harus Dioperasi Lagi
Prakiraan Cuaca Surabaya, Kediri, Madiun, Blitar 18 Mei 2026
Tautan Sahabat
- Sindikat Kampung Narkoba Samarinda Gunakan Sniper dan HT
- Polisi Geledah Ponpes Ponorogo Usai Pimpinan Tersangka Pencabulan
- Retribusi Sampah Dibayar Non Tunai Cegah Kebocoran
- ART Tersangka Kasus Kematian Bocah Akibat Pengobatan Mistik
- Polisi Ungkap Cekcok di Kamar Sebelum Pembunuhan di Kebumen
- Kontraktor Rugi Rp1,2 Miliar Akibat Proyek Fiktif Kopdes
- TNI Perbaiki Rumah Reot Sandi Sekuriti Cilegon
- Pemkab Dogiyai Temukan Kebocoran Anggaran Rp 3,7 Miliar
- Polisi Ungkap Motif Mantan Sopir Bakar Mobil Istri Kades
- Ibu Hamil Ditandu 30 Km ke RS, Bayi Meninggal