Lokasi: Otomotif >>
Pendaftaran Jalur Rapor UNJ Ditutup 31 Mei 2026
Otomotif145 Dilihat
RingkasanUniversitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama....
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-jakarta-unj-4345.jpg)
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) membuka seleksi PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor 2026 bagi calon mahasiswa baru tanpa tes tertulis. Proses seleksi jalur ini menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian utama. Program tersebut diperuntukkan bagi siswa eligible yang belum diterima pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun lulusan SMA/sederajat tahun 2026 yang belum lolos SNBP atau SNBT.
Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi UNJ dengan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Dalam ketentuan yang diumumkan pihak kampus, setiap peserta hanya diperbolehkan memilih maksimal dua program studi, baik jenjang Sarjana (S-1) maupun Sarjana Terapan (D-4). Ketentuan ini berlaku untuk seluruh peserta PENMABA Jalur Portofolio Akademik Rapor tahun 2026.
Selain itu, terdapat beberapa syarat umum yang wajib diperhatikan calon pendaftar. Peserta yang sudah diterima melalui SNBP tidak dapat mengikuti seleksi ini. UNJ juga menegaskan bahwa peserta yang dinyatakan lolos PENMABA Jalur Rapor, tetapi kemudian melakukan daftar ulang pada jalur UTBK-SNBT 2026, maka kelulusannya pada jalur mandiri rapor otomatis dibatalkan.
Tags:
Bagikan: Silakan bagikan artikel ini, harap sertakan sumber "Portal Berita Terkini Indonesia"。http://singaporeindustryscholarship.sg/html/f2cfand36.html
Artikel Terkait
Tabrakan Kereta Maut Bangkok, Mirip Tragedi Bekasi Timur?
OtomotifKecelakaan kereta api di Thailand pada Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 15. 40 waktu setempat menyisakan duka mendalam dan membuka mata banyak pihak mengenai rapuhnya sistem keselamatan transportasi di sejumlah negara di Asia Tenggara....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaPertamina Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa Jaga Pasokan LPG
OtomotifPertamina Patra Niaga memastikan PG1 dan PG2 merupakan kapal kembar (sister ship) dengan spesifikasi identik yang dirancang untuk mengangkut Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam skala besar secara aman dan efisien. Kedua kapal ini memiliki kapasitas muat sekitar 80....
【Otomotif】
Baca SelengkapnyaBank Indonesia Dinilai Kehilangan Trust Akibat Rupiah dan IHSG Anjlok
OtomotifPrimus mempertanyakan langkah Bank Indonesia (BI) dalam mengatasi anjloknya nilai tukar rupiah pada Senin (18/5/2026), di mana nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat menembus Rp17. 600....
【Otomotif】
Baca Selengkapnya
Artikel Populer
- 3 Bintang Piala Dunia Pernah Bermain di Liga Indonesia
- BWS Edukasi Generasi Muda Semarang soal Menabung Bijak
- Kisah Ratidjo Bangun Jejamuran, Kapok Miskin Kini Punya 2,5 Hektare Jamur
- Mentan Australia Telepon Amran Ucapkan Terima Kasih Pasok Pupuk
- Apple Perketat Akses Education Store di Berbagai Negara
- Kenaikan Komisi Marketplace Disorot DPR Bebani UMKM
Artikel Terbaru
Carlos Queiroz, Spesialis Piala Dunia Latih Ghana
Prabowo Soal Dollar Tak Dipakai Desa Dinilai Keliru oleh PDIP
Promo Indomaret, Alfamart, Superindo 19 Mei: Popok Rp27.900
Agen BRILink BUMDes Kemudo Jaga Dompet Warga dan Cegah Penipuan
Inter Milan dan PSG Juara, Man City Tekuk Arsenal
BI Yakin Rupiah Menguat Juli 2026, Yakinkan DPR
Tautan Sahabat
- Ilmuwan Ungkap Alasan Nyamuk Pilih Target Gigitan
- Kemenkes: PHBS Kunci Tangkal Ancaman Hantavirus
- Dongeng dan Permainan Edukatif Hibur Pasien Kanker Cilik Bandung
- Hantavirus, Leptospirosis, Pes: Beda Penyakit dari Tikus
- Penyakit Moya-moya Picu Stroke di Usia Muda, Kenali Gejala
- 6 Cara Sederhana Jaga Metabolisme Optimal Turunkan Berat Badan
- Kemenkes Awasi Pelaku Perjalanan Amerika Latin soal Hantavirus
- Fluktuasi Hormon Memperparah Gejala ADHD pada Wanita
- Pancaroba, Jaga Daya Tahan Tubuh dengan Gizi Seimbang
- Cahaya Biru Ponsel Ganggu Tidur? Ini Kata Ahli